Tuesday, November 20, 2012

Mengapa Israel Mengincar Anak-anak Gaza ? ::

"Saya bersumpah, akan saya bakar setiap anak yang dilahirkan di daerah (Palestina) ini. Perempuan dan anak-anak Palestina lebih berbahaya dibandingkan para pria dewasa, sebab keberadaan anak-anak Palestina menunjukkan bahwa generasi itu akan berlanjut..." [Ariel Sharon, PM Israel: 1956]

GRESI militer Israel yang dimulai dari 27 Desember 2008 silam tak pelak lagi memang memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Seperti yang diketahui, setelah lewat dua minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 900 orang lebih. Total, sekitar di atas 1500 Muslim Gaza meninggal.

Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.

Sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Khaled Misyal, pemimpin Hamas yang rumahnya sekarang ini kemungkinan dihantam roket juga, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz Al-Qur'an.

Anak-anak ini tampaknya yang menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi.

"Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Al-Qur'an, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Al-Qur'an. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan Al-Qur'an. Tak ada main video game atau mainan-mainan bagi mereka.

Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Pada tahun 2008, sekitar 500 bocah penghafal Al-Qur'an telah syahid.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, November 18, 2012

Kader-kader Manja

Ricky Arianda wrote:

Islamedia - Duh kader-kader manja, maunya selalu mendapat, tapi enggan memberi. Maunya diperhatikan, tapi tak mau memperhatikan. Maunya dihargai, tapi tak mau menghargai.

Duh kader-kader manja,
merasa paling dibutuhkan dalam dakwah hingga tinggi hati menyerang niat nan suci. Merasa paling berkontribusi tapi lupa diri, bahwa yang diperbuatnya tak begitu berarti.

Duh kader-kader manja,
masalah pribadi jadi masalah lembaga. Harusnya fokus memikirkan umat, tapi sibuk mengungkit masalah internal yang dibuat buat. Kapan kita geraknya sobat?

Duh Kader-kader manja,
selalu enggan datang rapat, kalaupun datang pasti bilangnya "afwan telat"

Duh kader-kader manja,
inginnya selalu instan. Ingin dapet jabatan. Ingin terlihat mapan. Kalau tidak berhasil jadinya menjauh dari perkumpulan. Barisan patah hati pun jadi bermunculan.

Duh kader-kader manja,
ingin ini ingin itu tapi tak mau bergerak. Hanya bisa berteriak-teriak, duh sampe suaranya serak, tak banyak manfaat.

Duh kader-kader manja,
senangnya mengkritisi tapi tak memberi solusi, panjang lebar berdiskusi tapi tak ada aksi.

Duh kader-kader manja,
ternyata usia tak selalu berbanding lurus dengan kedewasaan. Bersikap seperti anak-anak padahal beban dakwah semakin banyak. Umat ini sedang butuh kontribusimu, jangan kau tambah lagi masalah umat dengan kemanjaanmu. Ingat, Komitmen kita di jalan dakwah ini akan Allah bayar, jauh lebih mahal dari materi yang selama ini kita kejar. Jadi jangan beralasan meninggalkannya hanya karena disibukkan dengan permasalahan-permasalahan pribadi. Syurga itu amat mahal takkan dapat dicapai dengan upaya seadanya saja. Buanglah sifat manja, buktikan bahwa kita kader-kader dakwah yang siap bekerja untuk umat dan bangsa.

http://www.islamedia.web.id/2012/11/duh-kader-kader-manja.html
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, November 14, 2012

Petunjuk Abadi Yang Terlupakan

BY: JAMILAZZAINI 
 
Suratku ini aku awali dgn kata-kata, "Aku sangat merindukanmu, mungkinkah rinduku berbalas?" Dulu kau sering mendatangiku dan menciumku.Kini, kau tempatkan aku di tempat yg nyaman, namun itu menyiksaku krn kau jarang bercengkerama denganku.Kau lebih sibuk berlama-lama dg iPad dan BB-mu.
Saya benar-benar sangat iri dgn iPad dan BB yang kau miliki. Kemana pun kau pergi, mrk selalu kau bawa. Saat di rumah pun kau asyik dan rela berlama-lama dgn mereka berdua. Sementara aku, tetap kau abaikan. Padahal, sibuk di depan iPad dan BB belum tentu semuanya memberi manfaat dan berpahala.
Ketahuilah, saat kau bercengkerama denganku setiap hurufku memberi satu kebaikan dan memberikan 10 kali lipat pahala walau mungkin kau tak tahu maknanya. Bahkan saat kau terbata-bata saat berucap,kau justeru mendapat dua pahala. Pahala membacaku dan pahala krn kau kesulitan mengucapkannya.
Siapa yang berpegang teguh kepadaku maka ia tak akan tersesat, tapi mengapa kau merasa tak bersalah saat jarang menyapaku. Kau malu bila blm membaca buku atau novel best seller, tapi mengapa kau tak merasa malu sedikitpun blm menyelesaikan membacaku?
Aku ada bukan untk kau simpan di almarimu tetapi seharusnya u/ kau simpan di hatimu. Tetapi bgm mungkin aku bersemayam di hatimu bila kau jarang membacaku?
Seharusnya aku dipelajari bkn hanya ketika kau kecil tetapi seharusnya setiap waktu. Mengapa? Krn aku ini pedoman hidupmu. Aku bukanlah "mainan" yg hanya kau baca saat kau kecil.Aku ada jg bukan hanya sekedar menjadi mas kawin saat kau menikah. Bukan pula hanya untk kau ingat, saat ada kematian di keluargamu.
Mengapa hidupmu kacau? Mengapa kau sering jenuh? Mengapa hidupmu sering gelisah? Mengapa kau sering berani berbuat maksiat? Mengapa kau byk tak mengerti ketentuan Tuhanmu? Itu karena kau jarang bercengkerama denganku.
Demikianlah suratku untukmu, semoga kau mengerti keluhan & deritaku. Aku ingin kau manjakan spt iPad dan BB-mu.
Yang rindu padamu,
Kitab sucimu
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, November 13, 2012

KENAPA LELAKI HARAM MEMAKAI EMAS

Inilah tinjauan ilmiah atau analisa medisnya...
Para ahli fisika telah menyimpulkan bahwa atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit dan masuk ke dalam darah manusia, dan jika kita ( pria ) mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam prosentase yang melebihi batas ( diikenal dengan sebutan " Migrasi Emas " ) Dan apabila ini terjadi, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer. Alzheimer adalah suatu penyakit dimana orang tersebut kehilangan semua kemampuan mental dan fisik serta menyebabkan kembali seperti anak kecil. Alzheimer bukan penuaan normal, tetapi merupakan penuaan paksaan atau terpaksa.

Dan mengapa Islam membolehkan wanita untuk mengenakan emas? Wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi. Ternyata Islam begitu hebat !. Dilarang oleh rasulullah ternyata karena ada dampak negatif. Padahal dulu, 1400 tahun yang lalu, belum ada para ahli fisika, tetapi Rasulullah sudah tahu. سُبْحَانَ اللّهُ.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, October 21, 2012

( REMAJA ) SURAT BUAT PACARKU : AKU HARUS CEPAT PU..

Yusuf Mansur Network wrote:

Pacarku kurenungkan hubungan ini cuma membuang waktu, uang habis untuk makan, nonton, padahal aku harus menabung buat melamar dirimu. Dan aku takut hubungan ini membawa ketidaknikmatan dalam menikah, gak ada serunya lagi karena sebagian rasa cinta yang memudar karena termakan waktu dalam hubungan ini, dan komitmenku sebagai cowok menjadi kecil karena menggampangkan urusan untuk naik kejenjang pelaminan. Bahkan bisa jadi setan akan menjerumuskan.

Aku bukan cowok yang jual janji, ini demi kebaikan, agar hubungan dihentikan namun berkomitmen untuk kelangsungan pernikahan yang aku targetkan tahun depan.

Dengan berhentinya hubungan kita, uang bisa ditabung, waktu bisa difokuskan untuk mencari pekerjaan halal, dan meningkatkan keahlian sebagai modal dasar APBN..hehehe.

Dengan berhentinya hubungan pacar, ini bukan mundur, namun bagi kita ini justru sebuah kemajuan melangkah.

Dan Dirimu bisa banyak waktu belajar buku memasak, waktu bagi dirimu bisa belajar menjadi seorang Istri Shalihah, dan bagaimana Sunnah Nabi dalam mendidik anak-anak kita.

Hubungan pacaran itu palsu, aku merasa tidak gentle, karena tidak adanya kepastian meminangmu, karena hanya menghabiskan waktu, bilang sayang..oh sayang, namun kata-kata tersebut hambar, huh emangnya aku cowok apaan?

Aku harus siap meminangmu lahir dan bathin, bukan berlama-lama kencan, sedangkan semua urusan butuh planning, perencanaan dan target, apalagi menuju mahligai Rumah tangga ?

Pahamilah pacarku, pacarku aku harus cepat pulang eh kembali kepada-Nya alias taubat..

Taubat, untuk memperbanyak ilmu, bukan berlama-lama menelepon dirimu, dan bicara mengobral janji kata-kata kosong, apalagi melihat FB Yusuf Mansur Network, ternyata pacaran itu seperti memperbanyak dosa saja, padahal kita butuh pertolongan Allah untuk menghalalkan hubungan kita. Agar doa kita diijabah, lalu Allah memperjodoh kita dan menghalalkan hubungan aku dan dirimu dengan pernikahan.

Membangun keluarga Islami, sesuai Sunnah Nabi. Maafkan pacarku, sampai disini dulu, semoga Allah membimbing kita berdua, belajarlah taat kepadaku sebagai calon imammu, calon pemimpin yang kuat Islamnya, dan surat ini adalah komitmenku bahwa aku harus menuju perpisahan ini demi kebaikan hubungan kita berdua dalam keredhoan Allah, yaitu menikah.

Jangan merasa terlalu lama, pacarku. Rindu tertahan karena Allah, akan indah dijalani dalam pernikahan, tidak ada hambatan, tidak ada kekhawatiran, tidak ada kepalsuan, semuanya halal, halal dan halal, semoga Allah merahmati kita dan para pembaca FB Yusuf Mansur Network yang senasib dengan status ini, untuk mendapatkan perbaikan dalam hidup yang diredhoi Allah, Amin. Al Fatihah.

Tim Ustadz
FB YMN
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Monday, September 24, 2012

( AMALAN DOA ) DOA PERLINDUNGAN TERBAIK

Yusuf Mansur Network wrote:

- Begitu sayangnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada umatnya, sehingga beliau mengajari mereka banyak doa perlindungan yang lengkap dari segala keburukan. Dengan doa-doa perlindungan tersebut, seorang muslim tidak perlu khawatir lagi dalam menghadapi berbagai tantangan dan cobaan kehidupan. Dari Aisyah Radhiyallahu 'anha bahwasanya Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam biasa membaca doa berikut ini:

«اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسَلِ وَالهَرَمِ، وَالمَأْثَمِ وَالمَغْرَمِ، وَمِنْ فِتْنَةِ القَبْرِ، وَعَذَابِ القَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الغِنَى، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الفَقْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ المَسِيحِ الدَّجَّالِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ عَنِّي خَطَايَايَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالبَرَدِ، وَنَقِّ قَلْبِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَبَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ»

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan usia jompo, perbuatan dosa dan hutang, fitnah kubur dan azab kubur, fitnah neraka dan azab neraka, keburukan fitnah kekayaan; aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kemiskinan dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Masih Dajjal.

Ya Allah, cuci bersihlah kesalahan-kesalahanku dengan es dan embun. Bersihkanlah hatiku dari kesalahan-kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan kain yang putih dari kotoran. Dan jauhkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan jarak antara timur dan barat." (HR. Bukhari: Kitab ad-da'awat no. 6368 dan Muslim: Kitab adz-dzikr no. 589)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, September 5, 2012

Salah Pemahaman Terhadap Puasa 6 (syawal)

Sebagian wanita salah dalam menyikapi puasa sunnah nan mulia yakni puasa Syawal. Mereka lebih semangat menyelesaikan puasa Syawal daripada menunaikan utang puasa mereka. Padahal puasa qadha' adalah dzimmah (kewajiban) sedangkan puasa Syawal hanyalah amalan sunnah. Bagaimana sikap yang benar dalam menyikapi masalah ini?

Perlu diketahui bahwa tidak boleh mendahulukan puasa Syawal sebelum meng-qadha' puasa atau membayar utang puasa. Seharusnya yang dilakukan adalah puasa qadha' dahulu lalu puasa Syawal. Karena jika kita mendahulukan puasa Syawal dari qadha' sama saja dengan mendahulukan yang sunnah dari yang wajib. Ini tidaklah tepat. Lebih-lebih lagi yang melakukannya tidak mendapatkan keutamaan puasa 6 hari di bulan Syawal sebagaimana disebutkan dalam hadits,


"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh" (HR. Muslim no. 1164).

Untuk mendapatkan keutamaan puasa setahun penuh, puasa Ramadhan haruslah dirampungkan secara sempurna, baru diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal.

Selain itu, qadha' puasa  berkaitan dengan dzimmah (kewajiban), sedangkan puasa Syawal tidaklah demikian. Dan seseorang tidak mengetahui kapankah ia masih hidup dan akan mati. Oleh karena itu, wajib mendahulukan yang wajib dari yang sunnah. Sebagaimana dalam hadits qudsi juga disebutkan bahwa amalan wajib itu lebih utama dari yang sunnah,

"Tidaklah hambaku mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan wajib hingga aku mencintainya" (HR. Bukhari no. 6502)

Sa'id bin Al Musayyib berkata mengenai puasa sepuluh hari (di bulan Dzulhijjah),


"Tidaklah layak melakukkannya sampai memulainya terlebih dahulu dengan mengqodho' puasa Ramadhan." (Diriwayatkan oleh Bukhari)

Adapun riwayat dari 'Aisyah -radhiyallahu 'anha- yang menyebutkan,


"Aku dahulu masih punya utang puasa dan aku tidak mampu melunasinya selain pada bulan Sya'ban"(HR. Bukhari no. 1950).

Aisyah menunda qadha' puasanya ini karena kesibukan beliau dalam mengurus Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebagaimana dikatakan oleh Yahya dalam Shahih Bukhari.

Semoga Allah senantiasa memberi taufik.

(*) Keterangan di atas kami sarikan dari kitab "Ahkam Maa Ba'da Ash Shiyam", hal. 168 karya Syaikh Muhammad bin Rasyid Al Ghafiliy.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Monday, September 3, 2012

Pahlawan Yang Sesungguhnya

Apa itu "TELOR MATA SAPI" ?

Anda pasti ingat tentang Sir Edmund Hillary, orang pertama yang menggapai puncak Mount Everest, gunung tertinggi di dunia.

Setelah ia turun bersama Tenzing Norgay - seorang pemandu - kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua jurnalis dunia berebut mewawancarai Sir tEdmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay.

Berikut narasinya: "Bagaimana perasaan Anda atas keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?.."
"Sangat senang."
"Anda seorang pemandu bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berjalan di depan dia, bukankah seharusnya Anda menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest..?".
"Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu meter lagi mencapai puncak, saya persilakan dia - Edmund Hillary - untuk menjejakkan kakinya duluan untuk menjadi orang pertama di dunia yang menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia".
"Mengapa Anda lakukan itu..?" "Karena itulah impian Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih impiannya..".
Sahabat-sahabat, di sekeliling kita, banyak sekali orang seperti Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay. Pepatah mengatakan, "Bila kita hendak jadi pahlawan, harus ada yang bertepuk tangan di pinggir jalan".

Di dunia ini, hanya sedikit manusia yang ingin dan memiliki impian seperti Tenzing Norgay dan ia tak mau menjadi pahlawan.

Mereka ini cukup bahagia dengan memberikan "bantuan", membantu orang lain meraih impiannya. Mereka cukup menjadi orang yang selalu bertepuk tangan saja di pinggir jalan.

Kadang, orang-orang seperti ini hanya diperlakukan ibarat TELOR MATA SAPI.
Yang punya telor adalah si ayam, tp yang tersohor adalah si sapi...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, September 2, 2012

Tersenyumlah...

Pencari Inspirasi wrote:

--- Tersenyumlah, Hati yang Remuk.. ---

Teruntuk insan yang hatinya sedang diremukkan
Sapu air matamu yang mengalir deras
Redam bara emosi yang bergejolak memanas
Engkau tercipta bukan untuk menangisi zaman.

Ataupun menyesali duka lara
Usah tenggelam dalam kubangan nestapa
Jika cintamu mengalami kegagalan
Jika ta'arufmu kandas di jalan.
Begitupun Sang Penggenggam nyawa
Dia selalu punya rahasia dan bijaksana
untuk membuat dewasa makhluk-Nya.

Cinta suci sedang menunggumu
Tetapi engkau harus sabar menantikan
Cinta itu akan menjemputmu
Di masa yang telah Dia rencanakan.

Teruntuk yang hatinya sedang diremukkan
Jangan berikan celah pada syaitan
yang membuat semangatmu terlemahkan
Perihnya duka bukanlah isyarat runtuhnya langit
Ataupun robeknya kulit bumi.

Allah menempa pribadi tangguhmu
Dalam butiran air matamu
Dalam jeritan derita batinmu
Dalam rintihan sesaknya nafasmu.

Teruntuk yang hatinya sedang diremukkan
Pasang surut laut adalah kepastian
Tawa dan tangis adalah kewajaran
Takdir-Nya menjadikan makhluk berpasangan.

Sebuah ketetapan Sang Penguasa
Jika engkau tak dapatkan pasangan di dunia
Bukan berarti Allah memberimu petaka
Tapi Dia sedang menyiapkan makhluk terindah
Yang menantimu di Jannah
Yang kan menemani jiwamu yang resah

Tersenyumlah...
Dalam kesabaran munajat panjangmu
Meski tajamnya duri mencabik-cabik lukamu
Meski remuk redam menyerang hatimu. —
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, August 31, 2012

( BERHALA ) HARTA DALAM ISLAM -

Yusuf Mansur Network wrote:

Zaman Nabi Isa diceritakan sesungguhnya ada seorang pemuda kaya yang ingin mengikuti Al Masih dan ingin masuk ke agamanya, maka Al Masih berkata kepadanya, "Juallah harta milikmu kemudian berikanlah dari hasil penjualan itu kepada fuqara' dan kemari ikuti aku." Maka ketika dirasa berat bagi pemuda itu maka Al Masih pun berkata, "Sulit bagi orang kaya untuk memasuki kerajaan langit! Saya katakan juga kepadamu, "Sesungguhnya masuknya unta ke lubang jarum itu lebih mudah, daripada masuknya orang kaya ke kerajaan Allah."

Kini ketika berbagai aliran (faham) baru seperti Materialis dan Sosialis, mereka menjadikan perekonomian itu sebagai tujuan hidup dan menjadikan harta sebagai Tuhannya bagi individu dan masyarakat.

Harta dalam Islam itu tidak menjadi berhala yang disembah oleh manusia sebagai tandingan selain Allah. Dan hendaknya jangan menyebabkan bagi pemiliknya untuk lalai terhadap Rabb-Nya dan menindas makhluq-Nya. Maka ini semua merupakan fitnah harta yang diperingatkan oleh Islam, Allah SWT berfirman:

"Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar." (Al Anfal:28)

"Hai orang-orang yang beriman,janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi." (Al Munaafiquun: 9)

"Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalih adalah lebih baik pahalanya di sisi Rabb-mu serta lebih baik untuk menjadi harapan." (Al Kahfi: 46)

"Ketahuilah sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup." (Al 'Alaq: 6-7)

Ayat-ayat tersebut menjelaskan bahwa sesungguhnya penyelewengan itu tidak muncul disebabkan sekedar oleh kekayaan, akan tetapi disebabkan karena anggapan manusia itu sendiri bahwa seakan harta itu segala-galanya, ia tidak lagi memerlukan yang lainnya.

Allahlah pemilik harta benda, karena Dia yang menciptakannya dan yang menciptakan sumber produksinya serta memudahkan sarana untuk mendapatkannya, bahkan Dia-lah yang menciptakan manusia dan seluruh alam semesta.

"Dan kepunyaannya (Allah) apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi..." (An-Najm: 31)

"Ingatlah sesungguhnya hanya milik-Nya makhluq yang ada di langit dan makhluk yang ada di bumi.." (Yunus: 66)

"Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam, kamukah yang menumbuhkannya atau Kami yang menumbuhkannya." (AI Waqi'ah: 63-64)

"Dan berikanlah kepada mereka sebagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu... (An-Nuur: 33)

"Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka..." (Ali 'Imran: 180)

Jadi apa yang diberikan Allah kepada manusia dari karunia-Nya salah satunya adalah harta, sehingga kekuasaan manusia atas harta itu sekedar sebagai wakil, bukan pemilik aslinya.

Jika manusia adalah sebagai amin (yang dipercaya) untuk memegang harta dan sebagai wakil, maka tidak boleh bagi manusia untuk menyandarkan harta itu pada dirinya dan mengatasnamakan keutamaan itu sebagai atas jerih payahnya, sehingga ia mengatakan seperti yang dikatakan oleh orang kafir, "Ini adalah milikku" (Fushshilat: 41). Atau mengatakan seperti yang dikatakan oleh Qarun, "Sesungguhnya aku diberi harta itu, hanya karena ilmu yang ada padaku" (Al Qashash: 78).

Demikian juga tidak diperbolehkan bagi manusia untuk menyibukkan dirinya dengan harta itu, tanpa melibatkan keluarga dari pemilik aslinya, karena seluruh makhluq adalah keluarga Allah. Hal ini berarti ia telah melupakan kedudukan dan fungsi harta itu.

Imam Fakhruddin Ar-Razi mengatakan di dalam tafsirnya, "Sesungguhnya orang-orang fakir itu adalah keluarga Allah dan orang-orang kaya itu khuzzanullah (yang menyimpan harta Allah), karena harta yang ada di tangan mereka adalah harta Allah. Seandainya Allah SWT tidak memberikan harta itu di tangan mereka, niscaya mereka tidak memilikinya sedikit pun. Maka bukan sesuatu yang aneh jika ada seorang raja berkata kepada bendaharanya, "Berikan sebagian dari harta yang ada di gudang kepada orang-orang yang membutuhkan dari hamba-hamba sahayaku."
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, August 28, 2012

Ilmu Hati

ilmu hati adalah termasuk ilmu yg wajib kt pelajari
Bagaimana kt hrs menjaga hati kita agar tidak dihinggapi penyakit trsbt,diantara penyakit hati yg hrs kt hindar yaitu
1.kibir(sombong) yaitu menolak kebenaran,andaikan ada org yg menasehati kt maka kt menolak dan itu tanda bhw kt sdh dihinggapi pnykt hati
2.ujub(kt bangga trhdp diri sndir shngg memandang org lain remeh)
3.riya' (beramal krn manusia/pamer amal)
Ciri org yg mempnyai pnykt trsbt yaitu ketika dia beramal diwkt dia sendiri berbeda ketika diwkt dia dihalayak rame..
Smg alloh mmbr taufiq kpd kt sehingga kt dpt menjaga hati kt dr penyakit2 hati trsbt...amin
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tak Pantas Kita Mengeluh

~ Ketika kita mengeluh, "Ah…tidak mungkin.."
Allah menjawab, "Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata "Jadi", maka jadilah." (QS: Yassin: 82)

Ketika kita mengeluh, "aku lelah.."
Allah menjawab, "…dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat." (QS. An-Naba: 9 )

Ketika kita mengeluh, "aku tak sanggup "
Allah menjawab, "AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan." (QS. Al-Baqarah: 286 )

Ketika kita mengeluh,"aku stres.."
Allah menjawab, "Hanya dengan mengingat-KU, hati akan menjadi tenang" (QS. Ar-Ro'd: 28)

Ketika kita mengeluh, "aaah..ini semua sia-sia.."
Allah menjawab "Siapa yg mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah, niscaya ia akan melihat balasannya." (QS. Al-Zalzalah: 7)

Ketika kita mengeluh, "aahh…tak seorang pun yang mau memberi & membantuku.."
Allah menjawab, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untukmu." (QS. Al-Mukmin: 60)

Ketika kita mengeluh, "duuuh..betapa sedih hatiku.."
Allah menjawab, "LA TAHZAN, INNALLAHA MA'ANA." "Jangan kamu berduka cita sesungguhnya Allah beserta kita" (QS. At-Taubah: 40)

Kemudian..berapa banyak lagi yang kita keluhkan ?
"Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan & kesedihanku." (QS. Yusuf : 86). اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ. Smg bermanfaat buat qite semua...

آمِينْ يَارَبَّ الْعَالَمِين
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Monday, August 27, 2012

3 Hal Baik

Muhammad Syukri wrote:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

3 Hal yg disukai rasulullah saw :
1. memakai wewangian
2. istri yg sholehah
3. sholat dengan tenang (khusyuk).

saat itu rasul saw sedang bersama para sahabat.
lalu Abu bakar ra berkata engkau benar ya rasulullah. saya juga menyukai 3 hal :
1. melihat wajah engkau ya rasulullah
2. melihat aisyah berada dibawah naunganmu
3. menafkahkan hartaku dijalan dakwahmu.

lalu Umar ra berkata, engkau benar wahai Abu bakar. saya juga menyukai 3 hal :
1. mengajak kepada kebaikan
2. mencegah kemungkaran
3. memakai pakaian jelek (sederhana)

lalu Utsman ra berkata, engkau benar wahai umar. saya juga menyukai 3 hal :
1. memberi makan orang yg lapar
2. memberi pakaian orang yg pakaiannya compang-camping
3. membaca al qur'an

lalu Ali ra berkata, engkau benar wahai utsman. saya juga menyukai 3 hal :
1. melanyani tamu
2. puasa di musim panas
3. menghantam musuh dalam peperangan dengan pedang

tiba-tiba jibril datang dan ikut2an lagi, (atas perintah allah). saya juga menyukai 3 hal jika menjadi ahli dunia.
1. memberi petunjuk kepada orang yg sesat
2. menemani orang yg taqwa, sholeh
3. menolong keluarga yg fakir

Dan ALLAH juga menyukai 3 hal :
1. hamba yg bersungguh-sungguh dalam berbakti kepada Allah
2. menangis ketika pernah bermaksiat
3. bersabar saat membutuhkan sesuatu.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, August 26, 2012

Cinta Ampe Tua

Muhammad Fendi Leong wrote:

.
Kisah cinta di hari tua yang mungkin di alami:

Di suatu malam yang dingin, di dalam sebuah kamar sederhana, di atas ranjang.. Sepasang suami isteri yg telah lanjut usia baru masuk ke kamar tidur.

Sang suami mulai mengantuk,
tapi isterinya sedang bergairah malam itu.

Istri:

"Dulu awal menikah mas selalu pegang tangan saya setiap kali kita hendak tidur."

Suaminya dengan separuh sadar, menggenggam tangan isterinya dalam kondisi mengantuk.

Selang beberapa menit sang istri ngomong lagi,
"Biasanya sebelum tidur mas pasti cium saya."

Si suami dengan rasa terganggu, mengangkat kepalanya dan menyentuhkan bibirnya ke pipi si isteri, lalu rebahan lagi.

Selang beberapa menit, si isteri ngomong lagi,
"Dan mas selalu gigit-gigit leher saya..."

Dengan perasaan marah dan geram, si suami melemparkan selimutnya dan bangun dari ranjang.

Si isteri bertanya, "Mas mau ke mana?"


Dengan marah suaminya menjawab:
"Mau ambil gigi tau...!!!"

:D waks
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, August 24, 2012

Tingkatan Tawakal

Ummie Moethi'ah Hasiebuan wrote:

'Tawakal itu ada tiga tingkatan. Yang pertama ialah tidak mengeluh; yang kedua ialah ridha; dan yang ketiga ialah cinta..

Tidak mengeluh itu derajat kesabaran,,
Ridha adalah tenangnya hati terhadap apa yang ditentukan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan ini lebih tinggi daripada yang pertama..
Cinta artinya dia senang terhadap perlakuan Allah Subhanahu wa Ta'ala terhadap dirinya..

Yang pertama adalah derajat orang-orang zuhud,
yang kedua adalah derajat orang-orang yang shadiqin (jujur), sedangkan yang ketiga adalah derajat para rasul." (Jami' al-'Ulum wal Hikam, hlm. 596)

Dikatakan bahwa manusia yang paling bahagia adalah orang yang memiliki:
1. Hati yang meyakini bahwa Allah senantiasa bersamanya;
2. Jiwa raga yang sabar; dan
3. Sikap qana'ah dengan apa yang dimiliki.
Qana'ah adalah menerima pemberian Allah dengan hai ridha dan tidak risau dengan apa yang luput darinya.
-----
Sumber : Terjemahan Kitab Nashaihul 'Ibaad – Menjadi Santun dan Bijak~
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Thursday, August 23, 2012

Kisah-kisah Para Ingkar Sunnah

Hammam Al Azmi wrote:

Kisah Akibat Menyepelekan Sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Kisah Pertama

Salamah bin Akwa' berkata: "Pernah ada seorang lelaki makan di dekat Rasulullah dengan tangan kiri. Beliau lantas berkata: "Makanlah dengan tangan kananmu". Lelaki itu menjawab: "Aku tidak bisa". Rasulullah berkata, "Mudah-mudahan engkau benar-benar tidak bisa. Tidak ada yang menghalanginya untuk melakukannya kecuali kesombongan". Salamah berkata: "Kemudian dia tidak bisa mengangkat tangannya untuk menyantap makanan" (Lihat HR. Muslim no. 2021)

Kisah Kedua

Dari Abu Hurairah Radhiallahu'anhu bahwasanya Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam melarang seorang minum langsung dari lubang kendi. (HR. Bukhari 5628)

Ayyub berkata, "Sampai sebuah berita kepadaku bahwa seorang lelaki langsung minum dari lubang kendi, tiba-tiba seekor ular keluar dari lubangnya" (HR. Ahmad no. 7153)

Kisah Ketiga

Dari Abdurrahman bin Harmalah, dia berkata: "Seorang lelaki datang kepada Sa'id bin Musayyib mengucapkan salam perpisahan untuk haji atau umroh. Sa'id berkata kepadanya: "Jangan pergi dulu sampai engkau Sholat. Sesungguhnya Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Tidaklah keluar dari masjid setelah adzan kecuali seorang munafiq. Kecuali seorang lelaki yang dipaksa keluar oleh suatu keperluan dan berniat untuk kembali ke masjid"

Lelaki itu berkata: "Teman-teman saya berada di Hurrah". Kemudian dia pergi. Sa'id masih saja menyebut lelaki tersebut hingga datang berita bahwa lelaki tersebut terjatuh dari kendaraannya dan pahanya patah" (Kisah ini terdapat dalam Sunan Ad-Darimi, hadits no. 460; Mushonnif Abdurrozaq no. 1945)

Kisah Keempat

Al-Qadhi Abu Thoyyib berkata: "Suatu ketika kami berada di sebuah majlis di Jami;' Al-Manshur. Datanglah seorang pemuda dari Khurasan. Kemudian dia bertanya tentang masalah ternak yang tidak diperah beberapa hari hingga ambing susunya penuh, dan dia meminta dalilnya. Kemudian disampaikan kepadanya hadits Abu Hurairah yang menyebutkan hal tersebut.

Pemuda itu (kebetulan seorang penganut madzhab Hanafi) lantas berkata: "Abu Hurairah tidak diterima haditsnya". Belum selesai dia berucap demikian hingga muncullah seekor ular besar dari atap masjid. Orang-orang berhamburan karenanya. Pemuda tersebut lari namun ular tersebut terus mengejarnya. Orang-orang berkata padanya: "Bertobatlah!! Bertobatlah!!". Dia lantas berkata: "Saya bertobat!". Lalu ular tersebut hilang tanpa bekas, Dalam sanadnya adalah para Imam. (Siyar A'lam An-Nubala, Imam Adz-Dzahabi)

Kisah Kelima

Quthbuddin Al-Yunani berkata: "Telah sampai kepada kami berita seorang lelaki yang dipanggil Abu Salamah dari salah satu daerah Bashrah (Seorang yang suka melawak dan membual).

Ada seseorang menyebut tentang siwak dan keutamaannya di dekatnya. Lelaki tersebut berkata: "Demi Allah, aku hanya memakai siwak pada duburku". Kemudian dia mengambil siwakdan meletakkannya pada duburnya lalu mengeluarkannya lagi.

Setelah itu dia mengeluhkan rasa sakit pada perut dan anusnya selama Sembilan bulan. Kemudian dia melahirkan sejenis tikus dengan empat kaki, kepalanya seperti kepala ikan dan pantatnya seperti pantat kelinci. Setelah keluar, hewan tersebut mengeluarkan suara keras sebanyak tiga kali. Anak perempuan lelaki tersebut bangun dan memukul kepala hewan tersebut hingga mati.

Dan lelaki itu tetap hidup setelah melahirkan hewan tersebut selama dua hari, dan pada hari ketiga dia meninggal dunia. Dia pernah berkata: "Hewan initelah membunuhku dan memotong-motong ususku".

Hewan tersebut sempat dilihat oleh banyak orang dari penduduk daerah tersebut dan para khatib tempat itu. Ada yang melihatnya ketika hewan itu masih hidup dan ada yang melihatnya setelah hewan itu mati. (Al-Bidayah Wa Nihayah; Al-Hafizh Ibnu Katsir)

***Wallahu A'lam***
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, August 22, 2012

WANITA SHOLEH ITU CERDAS

- Nabi Muhammad SAW bersabda artinya Wanita itu dinikahi karena 4 perkara. Karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang memiliki agama, engkau akan bahagia. (HR. Bukhari dan Muslim) Wanita yang sholihah pasti akan berusaha menjaga apa yang dimiliki suaminya sebagai amanah yang benar- benar kudu di pegang. Dia akan takut kepada Allah, gak soal suaminya melihat atau nggak. Dari sanalah akhirnya Rumah Tangga akan selalu merasa tenang dan percaya.

Wajarlah, karena didunia ini siapa yang mau hidup serumah dengan seseorang yang akhirnya akan jadi musuh yang mengkhianatinya?

Cermatilah peringatan Rasulullah SAW, kalo kebanyakan penghuni neraka adalah dari golongan wanita.

Rasulullah SAW bersabda : Aku diperlihatkan neraka ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita karena mereka kufur, ditanyakan : apakah mereka kufur kepada Allah ? Nabi menjawab : mereka ( isteri ) kufur kepada suami dan kufur terhadap kebaikan - kebaikan suami. Seandainya engkau berbuat kebaikan kepada salah satu mereka selama satu tahun kemudian dia melihat sesuatu (kejelekan) darimu, maka dia berkata : aku tidak melihat kebaikan darimu sama sekali (HR Bukhori). Sumber www.wisatahati.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, August 21, 2012

Perpanjang Waktu Subuh

Sahabat saya yang baik hatinya,
katakanlah …

Wahai Subuh,
dalam keindahanmu
aku dibuat mengerti,
bahwa cara terbaik untuk
memperpanjang waktu,
bukanlah mengulur batas waktu,
tetapi menyegerakan waktu mulai.

Semakin segera aku memulai,
akan semakin panjang waktuku,
dan dengannya semakin banyak
yang dapat kuselesaikan.

Aku menjadi
bukan karena yang kurencanakan,
tetapi karena yang kuselesaikan.

Tuhan, KAYAKANLAH hidup kami
dengan iman, dengan kedamaian,
dengan kesehatan,
dengan belahan jiwa yang penyayang dan setia,
dengan keluarga yang rukun dan dinamis,
dengan pekerjaan yang memampukan,
dengan rezeki yang penuh berkah,
dengan nama yang baik, dan dengan peran
yang mengindahkan kehidupan sesama.

Aamiin

Mario Teguh – Loving you all as always
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, August 17, 2012

Tuesday, August 14, 2012

Kegiatan THR (Tiap Hari di Ramadhan)

Ramadhan, Keceriaan disetiap malam di masjid-masjid Allah melaksanakan Shalat berjamaah. Kebersamaan marak diiringi senyum kebahagiaan disaat acara berbuka puasa bersama keluarga, kerabat dan rekanan. Tiap menjelang Shubuh, Tahajud dibangunkan teriakan sahur dan suara gentong, kaleng, anak-anak ABG yang bergembira lengkap dengan sarung-sarung mereka.

THR Tiap Hari Ramadhan, pengajian banyak diadakan, ceramah tarawih, khutbah Nuzulul Qur'an, Khataman dimana-mana terselenggarakan, suasana Rahmat meliputi pelosok negeri, dan membuat minder orang-orang yang bermaksiat, membikin malu gaya pacaran ala barat, suasana tilawah tadarus marak.

Globalisasi dan modernisasi perlahan menggeser nilai-nilai Ramadhan. Suasana saat Ramadhan tiba setiap bulannya pun semakin lama semakin meredup. Ketika suasana Ramadhan ternyata masih banyak yang pede dengan buka auratnya, TV juga pede menampilkan gosip, ghibah, serta sinetron yang membudayakan opini ketrendian pacaran, celana pendek, you can see, iklan-iklan makanan minuman. Acara Agama katanya syiar ternyata lawakan, begitu dahsyat pergeseran nilai kalau memakain perkataan Kyai Haji Zainuddin MZ Almarhum.

Kesadaran haruslah ada diatas, menata kembali sendi-sendi nilai kehidupan, zaman jahiliyah sepanjang masa terjadi ketika seorang Rasul Allah telah lama wafat, dan Umatnya semakin menjauh dari Ajaran Allah, tipu daya syetan membiasakan dosa dan kesalahan, sehingga Zaman Jahiliyah memiliki karakter zaman yg aneh, dimana seakan-akan belum pernah seorang Nabi yang diutus, padahal sudah.

Dosa korupsi biasa, dosa buka aurat biasa, dosa hamil lagi biasa, dosa kriminal biasa. Padahal disisi Allah sangat buruk sekali bila kemaksiatan merata.

Dengan demikian masih layakkah THR diangankan pada benak dan hati para pecinta Allah dan Rosul-Nya ?

THR alias Saat Ramadhan, jadikanlah benteng untuk menjaga Pribadi, keluarga, dalam masa dimana zaman menggiring umat menjauhi nilai-nilai keimanan. Selagi ada waktu, renungkanlah dan perbarui semangat ibadah, beramal shaleh, amar ma'ruf nahi munkar.

Tahapan2 kehidupan dunia menuju alam baka, adalah karunia yang akan jadi kenangan, dan hilang tertelan waktu. Posisi kita ialah ada dalam hati, seberapa jauh kita mengabdi kepada Allah SWT, lalu apa yang harus ditunjukkan sebagai prestasi amal shaleh kepada Allah SWT
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, August 10, 2012

MUTIARA SINGKAT

Hidup adalah memilih, namun untuk memilih dengan baik, kita harus tahu siapa kita dan apa yang kita perjuangkan, ke mana jalan membawa kita pergi dipenghujung kehidupan dan tanyakan adakah yang bisa menghalangi Anda sampai di sana, yaitu alam kubur dan alam akhirat. Masa-masa terbaik didalam kehidupan, ketika kita mengingat waktu ketika diri berhasil menjalankan ibadah, amal shaleh, menuai hasil - bangkitnya kesadaran diri, dan semua berasal dari renungan-renungan akan hikmah kehidupan ini.

Hikmah kehidupan adalah : "Tidaklah Kuciptakan Jin dan manusia, kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku" (QS Adz Dzariat : 56)

Siapakah diri kita, tidak lain diri kita ini adalah mahluk lemah yang tidak berdaya, dari ketergantungan karunia kehidupan yang Allah sediakan dengan lengkap dimuka bumi. Bila hati ini tidak menggantungkan diri kepada perintah Allah SWT, dan petunjuk Agama-Nya yang lengkap dan sempurna, berarti kita telah meniti jalan yang salah.

Kesalahan ini akan melahirkan kesalahan-kesalahan berikutnya. Sedikit orang yang bisa mengambil mutiara hikmah kehidupan karena tidak memperhatikan siapa penciptanya dan apa yang diinginkan sang Pencipta dalam kehidupan yang Dia berikan.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

INDAHNYA RAMADHAN DIKANTOR (metode khatam quran)

Pak husein, saya khataman susah sekali, kayaknya masih banyaaak saja gak habis-habis, Ujar pak Ismail. Kang Husein senyum, sambil duduk ia pun menanggapi keluhan rekan sekerjanya : Saya malahan sudah 3 kali khatam bapak, kok sampean malah belum gini hari ?, dah mao dekat lebaran loh..

Pak Ismail bengong, apa?
Situ bisa 3 kali khatam, gimana mengatur waktunya pak husein ?..

Sontak para karyawan yang mendengar pembicaraan mereka berdua ikut2an pasang telinga. Kemudian ada celetukan dari satu diantara mereka : Hebat pak Husein coba dong bagi tipsnya ke kita-kita.. Malang sekali kami ini, sudah banyak dosa, khatam pun tidak pula, macam mana kami ini terus terusan begini..

Pak Husein tersenyum dia berdiri dari bangkunya kemudian seakan mewejang dengan bijak, dia berkata :

Ya saya kalau sendirian juga tidak mampu pak, makanya saya ajak anak dan istri saya khataman, dan hari libur dengan majelis taklim di dekat rumah. Jadi saya bisa mendidik keluarga, sekaligus menjalin silaturahmi dengan tetangga..

Jawaban pak Husein membuat mereka manggut-manggut, ada juga celetukan : betul juga yah..

Pak Husein menyambung : Keuntungan membaca Qur'an berjamaah diantara kami bisa saling memperbaiki bacaan, dan kejaga dari kantuk, tidak seenaknya. Coba kalau sendirian wah nanti yang ada pembenaran dari rasa malas kita, ngantuk sedikit sudah berhenti, ya rugilah waktu kita..

Akhirnya mereka berdialog, akan mengadakan perbaikan diantara waktu yang tersisa, apalagi mereka akan berusaha menyediakan waktu khusus dikantor dimana jam istirahat akan dipergunakan untuk tilawah Al Qur'an agar dapat menggunakan fasilitas Ramadhan yang merupakan bentuk kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya..Indahnya Ramadhan dikantor.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, July 24, 2012

DETIK DETIK KEPERGIAN RASULULLAH SAW

♥ Bismillahirrahmaanirrahiim ♥

Pagi itu Rasululloh dengan suara terbata-bata berkutbah, " Wahai umat ku. kita semua dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih_Nya, maka taat dan bertaqwala kepada_Nya. Ku wariskan dua perkara kepada kalian, Al Qur'an dan Sunnahku. Siapa yang mencintai Sunnahku, berarti mencintaiku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan masuk surga bersama-sama aku"

Kutbah singkat itu di akhiri dengan pandangan mata rasululloh yang tenang dan penuh minat menatap satu persatu sahabatnya. Abu bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca. Umar menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang. Ali menundukkan kepala.

Isyarat telah datang, saatnya telah tiba, " Rasululloh akan meninggalkan kita semua" keluh hati sahabat. Manusia tercinta itu, hampi selesai tunaikan tugasnya. Tanda-tanda itu makin kuat. Ali dengan cekatan memeluk rasululloh yang lemah dan goyah ketika turun dari mimbar.

Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah rasululloh masih tertutup. Di dalamnya rasul terbaring lemah dengan kening berkeringat membasahi pelepah kurma alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar salam, "bolehkah saya masuk?'
tanyanya.

Fatimah tak mengijinkan masuk. "Maafkan ayahku sedang demam."

Ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya, "siapakah itu wahai anakku" "Tak taulah ayahku, sepertinya baru kali ini aku melihatnya" tutur Fatimah lembut.

Rasul menatap putrinya dengan pandangan yang mengetarkan. Seolah-olah bagian demi bagian wajah putrinya hendak di kenangnya.

" Ketahuilah. Dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara. Dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. dialah malaikul maut" kata rasululloh. Fatimahpun menahan ledakan tangisnya.

Ketika malaikat maut datang mendekat, rasul menanyakan kenapa jibril tidak menyertainya. Kemudian di panggilah jibril yang sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah ini.

"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah" tanya rasul dengan suara yang teramat lemah.

"Pintu-pintu langit telah terbuka. para malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Ternyata itu tidak membuat rasul lega. Matanya masih penuh gambaran kecemasan.

" Engkau tidak senang mendengar kabar ini?" tanya jibril.

" Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"

" Jangan khawatir ya rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepada ku, Ku haramkan surga bagi siapa saja, kecuali umat muhammad telah berada di dalamnya" kata jibril.

Detik-detik semakin dekat. Saatnya Izrail melakukan tugasnya. Perlahan ruh rasululloh di tarik. Nampak sekujur tubuh rasul bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini" rasululloh mengaduh lirih. Fatimah terpejam. Ali yang berada di sampingnya menunduk semakin dalam. Jibril memalingkan muka.

"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" tanya rasululloh pada malaikat pengantar wahyu itu.

"Siapa yang sanggup melihat kekasih Allah di renggut ajal," kata Jibril. Kemudian terdengar rasul memekik karena sakit yang tak tertahankan. "Ya Allah, dasyat nian maut ini, timpahkan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku".

Badan rasul mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya, " Uushikum bis shalati, wa maa malakat aymanukum. Peliharalah sholat dan peliharalah orang-orang lemah diantara kamu"

Di luar pintu tangispun mulai terdengar bersahutan. Sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya. Dan Ali kembali mendekatkan telinga di bibir rasul yang mulai kebiruan, " Ummatii..., ummatii...., ummatii...,"

Berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi."

Wallahu a'lam
_________
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, July 20, 2012

Belajar Ikhlas dari Kisah Seorang Tukang Sol Sepatu

Cuaca hari ini sangat sangat panas. Mbah Sarno terus mengayuh sepeda tuanya menyisir jalan perumahan Condong Catur demi menyambung hidup. Mbah Sarno sudah puluhan tahun berprofesi sebagai tukang sol sepatu keliling. Jika orang lain mungkin berfikir "Mau nonton apa saya malam ini?", Mbah Sarno cuma bisa berfikir "saya bisa makan atau nggak malam ini?"

Di tengah cuaca panas seperti ini pun terasa sangat sulit baginya untuk mendapatkan pelanggan. Bagi Mbah Sarno, setiap hari adalah hari kerja. Dimana ada peluang untuk menghasilkan rupiah, disitu dia akan terus berusaha. Hebatnya, beliau adalah orang yang sangat jujur. Meskipun miskin, tak pernah sekalipun ia mengambil hak orang lain.

Jam 11, saat tiba di depan sebuah rumah mewah di ujung gang, diapun akhirnya mendapat pelanggan pertamanya hari ini. Seorang pemuda usia 20 tahunan, terlihat sangat terburu-buru.

Ketika Mbah Sarno menampal sepatunya yang bolong, ia terus menerus melihat jam. Karena pekerjaan ini sudah digelutinya bertahun-tahun, dalam waktu singkat pun ia berhasil menyelesaikan pekerjaannya.

"Wah cepat sekali. Berapa pak?"

"5000 rupiah mas"

Sang pemuda pun mengeluarkan uang seratus ribuan dari dompetnya. Mbah Sarno jelas kaget dan tentu ia tidak punya uang kembalian sama sekali apalagi sang pemuda ini adalah pelanggan pertamanya hari ini.

"Wah mas gak ada uang pas ya?"

"Nggak ada pak, uang saya tinggal selembar ini, belum dipecah pak"

"Maaf Mas, saya nggak punya uang kembalian"

"Waduh repot juga kalo gitu. Ya sudah saya cari dulu sebentar pak ke warung depan"

"Udah mas nggak usah repot-repot. Mas bawa dulu saja. Saya perhatikan mas lagi buru-buru. Lain waktu saja mas kalau kita ketemu lagi."

"Oh syukurlah kalo gitu. Ya sudah makasih ya pak."

Jam demi jam berlalu dan tampaknya ini hari yang tidak menguntungkan bagi Mbah Sarno. Dia cuma mendapatkan 1 pelanggan dan itupun belum membayar. Ia terus menanamkan dalam hatinya, "Ikhlas. Insya Allah akan dapat gantinya."

Waktu menunjukkan pukul 3 lebih ia pun menyempatkan diri shalat Ashar di masjid depan lapangan bola sekolah. Selesai shalat ia berdoa.

"Ya Allah, izinkan aku mencicipi secuil rezekimu hari ini. Hari ini aku akan terus berusaha, selebihnya adalah kehendakMu."

Selesai berdoa panjang, ia pun bangkit untuk melanjutkan pekerjaannya.

Saat ia akan menuju sepedanya, ia kaget karena pemuda yang tadi siang menjadi pelanggannya telah menunggu di samping sepedanya.

"Wah kebetulan kita ketemu disini, Pak. Ini bayaran yang tadi siang pak."

Kali ini pemuda tadi tetap mengeluarkan uang seratus ribuan. Tidak hanya selembar, tapi 5 lembar.

"Loh loh mas? Ini mas belum mecahin uang ya? Maaf mas saya masih belum punya kembalian. Ini juga kok 5 lembar mas. Ini nggak salah ngambil mas?"

"Sudah pak, terima saja. Kembaliannya, sudah saya terima tadi, pak. Hari ini saya tes wawancara. Telat 5 menit saja saya sudah gagal pak. Untung bapak membiarkan saya pergi dulu. Insya Allah minggu depan saya berangkat ke Prancis pak. Saya mohon doanya pak"

"Tapi ini terlalu banyak mas"

"Saya bayar sol sepatu cuma Rp 5000 pak. Sisanya untuk membayar kesuksesan saya hari ini dan keikhlasan bapak hari ini."

Tuhan punya cara tersendiri dalam menolong hamba-hambaNya yang mau berusaha dalam kesulitannya. Dan kita tidak akan pernah tahu kapan pertolongan itu tiba.

Keikhlasan akan dibalas dengan keindahan.
Kesuksesan akan menyertai keikhlasan dan rasa syukur.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Monday, July 16, 2012

Antara Adil dan Taqwa

By. Ust. A. Latief Khan

berlaku adillah,... karena adil itu dekat dengan taqwa,... demikianlah pesan Rabbani yang ditetapkan secara abadi dalam al Qur'an,...
dan tak mungkin anda mampu mengusung keadilan,... jika masih terdapat dengki, ujub,.. sum'ah,.. sombong,..dalam hati,...
keadilan itu menjadi mudah,.. jika hati dipenuhi dengan ikhlas,.. rafiq,.. tawadhu,.. sabar,.. kasih sayang,... kelembutan,...
subhanallah,...
pesan ayat ini sama saja ingin mengatakan,...
bahwa sifat adil dalam dirimu,.... menunjukkan kejelasan taqwa dalam kepribadianmu,...
semoga
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Mawar untuk Ibu

Seorang pria berhenti di toko bunga untuk memesan seikat karangan bunga yang akan dipaketkan pada sang ibu yang tinggal sejauh 250 km
darinya. Begitu keluar dari mobilnya, ia melihat seorang gadis kecil berdiri di trotoar jalan sambil menangis tersedu-sedu. Pria itu
menanyainya kenapa dan dijawab oleh gadis kecil, "Saya ingin membeli setangkai bunga mawar merah untuk ibu saya. Tapi saya cuma punya uang lima ratus saja, sedangkan harga mawar itu seribu."

Pria itu tersenyum dan berkata, "Ayo ikut, aku akan membelikanmu bunga yang kau mau." Kemudian ia membelikan gadis kecil itu setangkai mawar merah, sekaligus memesankan karangan bunga untuk dipaketkan ke ibunya.

Ketika selesai dan hendak pulang, ia menawarkan diri untuk mengantar gadis kecil itu pulang ke rumah. Gadis kecil itu melonjak gembira,
katanya, "Ya tentu saja. Maukah anda mengantarkan ke tempat ibu saya?"


Kemudian mereka berdua menuju ke tempat yang ditunjukkan gadis kecil
itu, yaitu pemakaman umum, dimana lalu gadis kecil itu meletakkan bunganya pada sebuah kuburan yang masih basah.

Melihat hal ini, hati pria itu menjadi trenyuh dan teringat sesuatu. Bergegas, ia kembali menuju ke toko bunga tadi dan membatalkan kirimannya lewat paket. Ia mengambil karangan bunga yang dipesannya dan mengendarai sendiri kendaraannya sejauh 250 km menuju rumah ibunya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Saturday, July 7, 2012

Dulu Haram Kini Halal dengan Istiqamah

Pada suatu ketika di zaman Nabi Muhammad SAW ada seorang pencuri yang hendak bertaubat, dia duduk di majelis Nabi Muhammad SAW dimana para sahabat berdesakdesakkan di Masjib Nabawi.

Suatu ketika dia menangkap perkataan Nabi saw : "Barangsiapa meninggalkan sesuatu yang haram karena Allah, maka suatu ketika dia akan memperoleh yang Haram itu dalam keadaan halal". Sungguh dia tidak memahami maksudnya, apalagi ketika para sahabat mendiskusikan hal tersebut setelah majelis dengan tingkat keimanan dan pemahaman yang jauh dibawah sang pencuri merasa tersisihkan.

Akhirnya malam pun semakin larut, sang pencuri lapar. Keluarlah dia dari Masjid
demi melupakan rasa laparnya.

Di suatu gang tempat dia berjalan, dia mendapati suatu rumah yang pintunya agak terbuka. Dengan insting pencurinya yang tajam ia dapat melihat dalam gelap bahwa pintu itu tidak terkunci…dan timbullah peperangan dalam hatinya untuk mencuri atau tidak. Tidak, ia merasa tidak boleh mencuri lagi.

Namun tiba-tiba timbul bisikan aneh : "Jika kamu tidak mencuri mungkin akan ada pencuri lainnya yang belum tentu seperti kamu". Menjadi berfikirlah dia, maka diputuskan dia hendak memberitahukan/mengingatkan pemiliknya di dalam agar mengunci pintu rumahnya, karena sudah lewat tengah malam.

Dia hendak memberi salam namun timbul kembali suara tadi : "Hei pemuda! bagaimana kalau ternyata di dalam ada pencuri dan pintu ini ternyata adalah pencuri itu yang membuka, bila engkau mengucap salam … akan kagetlah dia dan bersembunyi, alangkah baiknya jika engkau masuk diam-diam dan memergoki dia dengan menangkap basahnya !"

Ah.. benar juga, pikirnya.

Maka masuklah ia dengan tanpa suara… Ruangan rumah tersebut agak luas, dilihatnya berkeliling ada satu meja yang penuh makanan – timbul keinginannya untuk mencuri lagi, namun segera ia sadar – tidak, ia tidak boleh mencuri lagi.

Masuklah ia dengan hati-hati, hehhh …syukurlah tidak ada pencuri berarti memang sang pemilik yang lalai mengunci pintu. Sekarang tinggal memberitahukan kepada pemilik rumah tentang kelalaiannya, tiba-tiba terdengar suara mendengkur halus dari sudut ruang….Ahh ternyata ada yang tidur mungkin sang pemilik dan sepertinya perempuan cantik. Tanpa dia sadari kakinya melangkah mendekati tempat tidur, perasaannya berkecamuk, macam-macam yang ada dalam hatinya. Kecantikan, tidak lengkapnya busana tidur yang menutup sang wanita membuat timbul hasrat kotor dalam dirinya.

Begitu besarnya hingga keluar keringat dinginnya, seakan jelas ia mendengar jantungnya berdetak kencang didadanya, serta tak dia sangka ia sudah duduk mematung disamping tempat tidur…Tidak, aku tidak boleh melakukan ini aku ingin bertaubat dan tidak mau menambah dosa yang ada, tidakk !!

Segera ia memutar badannya untuk pergi. Akan ia ketuk dan beri salam dari luar sebagaimana tadi. Ketika akan menuju pintu keluar ia melalui meja makan tadi, tiba-tiba terdengar bunyi dalam perutnya…ia lapar. Timbullah suara aneh tadi : "Bagus hei pemuda yang baik, bagaimana ringankah sekarang perasaanmu setelah melawan hawa nafsu birahimu?"

Eh-eh, ya. Alhamdulillah ada rasa bangga dalam hati ini dapat berbuat kebaikan dan niat perbuatan pemberitahuan ini akan sangat terpuji. Pikir sang pemuda. Suara itu berkata: "Maka sudah sepatutnya engkau memperoleh ganjaran dari sang pemilik rumah atas niat baikmu itu, ambillah sedikit makanan untuk mengganjal perutmu agar tidak timbul perasaan dan keinginan mencuri lagi!!"

Berpikirlah dia merenung sebentar, patutkah ia berbuat begitu? "Hei – tiba2x ia tersadar serta berucap dalam hati – engkau dari tadi yang berbicara dan memberi nasihat kepadaku? Tapi nasihatmu itu telah menjadikan aku menjadi tamu tidak diundang seperti ini, tidak.. aku tidak akan mendengarkan nasihatmu. Bila engkau Tuhan, tidak akan memberi nasihat seperti ini. Pasti engkau Syaithon….(hening).

Celaka aku, bila ada orang yang di luar dan melihat perbuatanku …. aku harus keluar." Maka tergesa-gesa ia keluar rumah wanita tersebut, ketika tiba dihadapan pintu ia mengetuk keras dan mengucap salam yang terdengar serak menakutkan.

Semakin khawatir ia akan suaranya yang berubah, setelah itu tanpa memastikan pemiliknya mendengar atau tidak ia kembali menuju masjid dengan perasaan galau namun lega, karena tidak ada orang yang memergoki dia melakukan apa yang disarankan suara aneh tadi.

Sesampai dimasjid, ia melihat Nabi saw sedang berdiri sholat. Di sudut ruang ada seorang yang membaca al qur-aan dengan khusyu' sambil meneteskan air mata, di sudutsudut terdapat para shahabat dan kaum shuffah tidur. Dingin sekali malam ini, lapar sekali perut ini teringat lagi ia akan pengalaman yang baru dia alami, bersyukur ia atas pertolongan Allah yang menguatkan hatinya.

Tapi … tidak di dengar bisikan Allah di hatinya, apakah Allah marah kepadaku? Lalu ia menghampiri sudut ruang masjid duduk dekat pintu, dekat orang yang membaca al quraan. Ditengah melamunnya ia mendengar sayup namun jelas bait-bait ayat suci ……

Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong:"Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari pada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja Mereka menjawab:"Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. Sama saja bagi kita apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri". (QS. 14:21)

Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orangorang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. (QS. 14:22)

Bergetarlah hatinya mendengar perkataan Allah yang di dengarnya, berkatalah ia "Engkau berbicara kepadakukah, ya Allah?" Serasa lapang hatinya, semakin asyik dia mendengarkan bacaan suci itu, maka lupalah ia akan laparnya, segar rasanya badannya.

Cukup lama ia mendengarkan bacaan orang itu hingga tiba-tiba tersentak ia karena bacaan itu dihentikan berganti dengan ucapan menjawab salam. Terlihat olehnya pula bahwa pria itu menjawab salam seseorang wanita dan seorang tua yang masuk langsung menuju tempat Nabi Muhammad SAW sedang duduk berdzikir, dan wajah wanita itu … adalah wajah wanita tadi !!!??? Timbul gelisah hatinya, apakah tadi ketika ia berada di ruangan itu sang wanita pura-pura tidur dan melihat wajahnya? Ataukah ada orang yang diam-diam melihatnya, mungkin laki-laki tua yang bersamanya adalah orang yang diam-diam memergokinya ketika ia keluar dan mengetuk pintu rumah itu? Ahh … celaka, celaka.

Namun gemetar tubuhnya, tidak mampu ia menggerakkan anggota tubuhnya untuk bersembunyi atau pergi apalagi tampak olehnya pria yang tadi membaca al Qur-aan hendak tidur dan tak lama pun mendengkur. Dan ia lihat mereka sudah berbicara dengan Nabi saw…. celaka, pikirnya panik !!

Hampir celentang jatuh ia ketika terdengar suara Nabi Muhammad SAW. : "Hai Fulan, kemarilah !" Dengan perlahan dan perasaan takut ia mendekat. Ia berusaha menyembunyikan wajahnya.

Ia mendengar sang perempuan masih berbicara kepada Nabi Muhammad SAW. katanya : "…benar ya Rosulullah, saya sangat takut pada saat itu saya bermimpi rumah saya kemasukan orang yang hendak mencuri, dia mendekati saya dan hendak memperkosa saya, ketika saya berontak … ternyata itu hanya mimpi. Namun ketika saya melihat sekelilingnya ternyata pintu rumah saya terbuka sebagaimana mimpi saya dan ada suara menyeramkan yang membuat saya takut. Maka segera saya menuju rumah paman saya untuk meminta dicarikan suami buat saya, agar kejadian yang di mimpi saya tidak terjadi bila saya ada suami yang melindungi. Sehingga beliau mengajak saya menemui engkau disini agar memilihkan calon suami untuk saya".

Nabi saw memandang kepada si pemuda bekas pencuri, lalu berkata : "Hai Fulan, karena tidak ada pria yang bangun kecuali engkau saat ini maka aku tawarkan padamu, maukah engkau menjadi suaminya?" Terkejut ia mendengar itu, cepat mengangguklah ia.

Dan setelah sholat shubuh Nabi saw mengumumkan hal ini dan meminta para shahabat mengumpulkan dana untuk mengadakan pernikahan dan pembayaran mas kawin si pemuda ini.
Setelah pernikahannya, tahulah ia akan arti perkataan Nabi Muhammad yang lalu :
"Barangsiapa meninggalkan sesuatu yang haram karena Allah, maka suatu ketika dia
akan memperoleh yang Haram itu dalam keadaan halal".
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, July 6, 2012

Guru Produktif Bakal Dapat Insentif

Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) akan memberikan insentif tambahan bagi para guru yang produktif. Guru yang produktif adalah guru yang mampu memberikan dan menyampaikan bahan ajar kepada para siswanya dengan baik dan benar.

Salah satu indikator dari seorang guru yang produktif adalah pencapaian dari standard kompetensi yang telah ditetapkan. Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi pada nilai ujian siswa.

Hal ini diharapkan dapat memberikan motivasi baru bagi para guru yang mengajar di sekolah unggulan tersebut. Mudah-mudahan PDM dapat terus "exis" dengan konsep "Never Stop Moving" nya. Jr.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Thursday, July 5, 2012

Perbedaan Shadaqah dan Zakat

Perbedaan SHADAQOH & ZAKAT :
1. SHADAQOH
Shodaqoh atau yang dalam bahasa Indonesia seringkali dituliskan dengan "sedekah" memiliki makna yang lebih luas lagi dari zakat dan infaq. Shodaqoh dapat dimaknai dengan satu tindakan yang dilakukan karena membenarkan adanya pahala / balasan dari Allah SWT. Sehingga shodaqoh dapat kita maknai dengan segala bentuk / macam kebaikan yang dilakukan oleh seseorang karena membenarkan adanya pahala / balasan dari Allah SWT. Shodaqoh dapat berbentuk harta seperti zakat atau infaq, tetapi dapat pula sesuatu hal yang tidak berbentuk harta.
Menurut Nabi saw., "Setiap amal yang baik adalah sedekah." Bahkan, beliau bersabda, "Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah."

Q.S. At-Thalaaq ayat 7."Dan hendaklah orang yang disempitkan rezekinya bersedekah."

Hadits Rasulullah saw. yang menyatakan bahwa sedekah itu dapat menolak bala."Bersegeralah untuk bersedekah. Sebab, yang namanya bala tidak bisa mendahului sedekah."

Hadis lainnya, "Tidak akan berkurang rezeki orang yang bersedekah, kecuali bertambah, bertambah, bertambah."

Dari Abu Hurairah rodhiallohu'anhu, ia berkata: Rasulullah sholallahu'alaihi wasallam bersabda, "Setiap ruas tulang manusia harus disedekahi setiap hari selagi matahari masih terbit. Mendamaikan dua orang (yang berselisih) adalah sedekah, menolong orang hingga ia dapat naik kendaraan atau mengangkatkan barang bawaan ke atas kendaraannya merupakan sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, setiap langkah kaki yang engkau ayunkan menuju ke masjid adalah sedekah dan menyingkirkan aral (rintangan, ranting, paku, kayu, atau sesuatu yang mengganggu) dari jalan juga merupakan sedekah." (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Abu Dzar rodhiallohu'anhu dia berkata: Ada sekelompok sahabat Rasulullah melapor, "Wahai Rasulullah orang-orang kaya telah memborong pahala. Mereka sholat sebagaimana kami sholat, mereka berpuasa sebagaimana kami puasa, Beliau bersabda, "Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian apa-apa yang dapat kalian sedekahkan? Sesungguhnya pada setiap tasbih ada sedekah, pada setiap tahmid ada sedekah dan pada setiap tahlil ada sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, melarang kemungkaran adalah sedekah, dan mendatangi istrimu juga sedekah." Mereka bertanya. "Wahai Rasulullah, apakah jika seseorang memenuhi kebutuhan syahwatnya itu pun mendatangkan pahala?" Beliau bersabda, "Apa pendapatmu, bila ia menempatkan pada tempat yang haram, bukankah ia berdosa? Demikian pula bila ia menempatkan pada tempat yang halal, ia akan mendapatkan pahala." (HR. Muslim)

Tiap muslim wajib Bersedekah. Para sahabat bertanya, "Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?" Nabi saw. menjawab, "Bekerja dengan keterampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu Bersedekah." Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?" Nabi saw. menjawab: "Menolong orang yang memerlukankan yang sedang teraniaya" Mereka bertanya: "Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?" Nabi saw. menjawab: "Menyuruh berbuat ma'ruf." Mereka bertanya: "Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?" Nabi saw. menjawab, "Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sedekah." (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Allah menyuruh kita untuk berderma sebagai berikut:
"Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Q.S. 2:274)

Rasul saw. bersabda, "Banyak-banyaklah kalian berkenalan dengan orang fakir serta miskin. Baik budilah terhadap mereka sebab kelak mereka akan mendapat kekuasaan." Para sahabat bertanya, "Kekuasaan apa, wahai Rasulullah?" "Bila kiamat tiba," lanjut Nabi, "akan dikatakan pada mereka, perhatikan siapa yang dahulu pernah memberimu makanan meski sesuap, minuman meski seteguk, dan pakaian meski selembar. Maka, pegangalah tangannya, tuntunlah ke surga."

Pada satu kesempatan, Rasulullah saw. ditanya seseorang sahabatnya tentang sedekah yang paling utama. Kata beliau, 'Engkau menyedekahkan harta itu pada saat engkau dalam keadaan sehat dan di kala engkau benar-benar menginginkan harta tersebut saat itu.'' (HR Abu Dawud).

Firman Allah Swt. ''Engkau tak akan mendapatkan kebaikan apa pun hingga kalian menyedekahkan sebagian harta yang paling kalian cintai.
Ketahuilah, apa pun yang kalian infakkan, Allah pasti mengetahuinya.''
(Ali 'Imran: 92).

2. ZAKAT
Secara Bahasa (lughat), berarti : tumbuh; berkembang berkah, membersihkan atau mensucikan. Zakat memiliki persyaratan hukum yang sudah ditetapkan, seperti jenisnya, jumlah dan waktunya. Dalam Al Qur'an, kata zakat disandingkan dengan kata shalat, jika kita cermati, shalat dan zakat memiliki kesamaan dalam posisi hukum. Masing-masing dari keduanya (Shalat dan zakat) memiliki dalil-dalil hukum yang jelas sehingga keduanya menjadi wajib dan berdosa apabila di tinggalkan atau tidak dilakukan sesuai dengan aturan dalam syariat.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, July 4, 2012

Berawal dari Mimpi

Saat kecil, Emmanuel Kelly adalah korban perang di Irak. Bersama saudaranya, Ahmed, yang juga memiliki cacat tubuh serupa, ia diadopsi oleh Moira Kelly. Emmanuel, meski tidak memiliki tubuh sesempurna manusia normal, namun memiliki cita-cita menjadi penyanyi terkenal. Ia mengatakan suka menyanyi dan hampir tiap hari menyanyi.
Emmanuel mengatakan: "Menyanyi adalah satu-satunya yang ingin saya lakukan. Banyak penyanyi yang 50 kali lebih baik dari saya, tapi mereka tak mengikuti jalan yang mengarahkan mereka menjadi penyanyi. Kini beberapa pintu telah terbuka, saya ingin menyanyi dan membuat orang bahagia."
Emmanuel dengan tubuh yang kurang sempurna berjalan mantap ke atas panggung The X Factor 2011 (ajang pencarian bakat di Australia). Tatapan matanya begitu percaya diri. Ronan Keating menyapa, menanyakan nama, lalu umurnya. Emmanuel menjawab, ia sebenarnya tak merasa tahu pasti berapa usianya. Ia lahir di tengah perang Irak, dan tak ada keterangan dokumenter saat ia diadopsi. Ronan lalu mempersilakannya mulai menyanyi. Emmanuel memilih lagu Imagine. Lagu dari John Lennon ini dinyanyikan dengan penghayatan dan suara yang begitu indah. Ia tampil memukau. Para juri yang terdiri dari Ronan Keating, Spice Girl Mel Brown, Natalie Bassingthwaighte, dan Guy Sebastian ikut terharu.

Di luar cerita hidupnya dan keberaniannya tampil, Emmanuel memiliki bakat menyanyi yang bagus. Ia menikmati menyanyi dan mampu menjalani tanpa merasa terbeban akan keadaan dirinya. Perasaan audience makin terbawa karena lagu yang dipilihnya, dan keadaan dirinya akibat perang, mengingatkan banyak orang akan sebuah mimpi yang sebenarnya ada di dalam diri mereka, yaitu sebuah kehidupan yang damai. Sebuah mimpi di mana John Lennon, pencipta lagu ini, mengatakan "You may say that I'm a dreamer/But I'm not the only one/I hope someday you'll join us/And the world will be as one". Apa yang tertulis dalam lagu Imagine, adalah mimpi dari banyak orang. Barangkali itulah mengapa lagu ini sering terasa begitu menyentuh bagi orang yang mendengarkan.
Standing ovation dan tepuk tangan meriah dari juri dan penonton mengakhiri lagu yang dinyanyikannya. Emmanuel berjalan ke belakang panggung memeluk ibu dan adiknya dengan penuh haru. Emmanuel adalah anak angkat Moira Kelly yang memimpin LSM Children First Foundation. Dia dan saudaranya Ahmed tak memiliki tangan sempurna. Mereka adalah anak-anak korban perang Irak yang ditinggalkan di sebuah panti asuhan lalu diselamatkan oleh Ms. Kelly ketika mereka masih kecil.
 Berikut videonya:
 
_________________

Artikel selengkapnya, dan artikel-artikel menarik/inspiratif lainnya, bisa didapatkan di majalah LuarBiasa edisi Juni 2012, tersedia di TB Gramedia dan Gunung Agung kota Anda. Untuk pemesanan: (021) 6339523 pada jam dan hari kerja.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, July 1, 2012

Kisah Inspiratif Sang Elang

Kisah Elang Sang Raja
Alkisah, terbanglah seekor elang,
meninggalkan istana Raja,
sampai dia tersesat
ke rumah seorang nenek tua;
yang sedang mengaduk tepung,
di lantai rumahnya.

Si nenek sedang menyiapkan makanan
bagi anak-anaknya, ketika dilihatnya
elang ningrat yang anggun itu.

Segera kaki elang itu diikatnya,
dipangkasnya sayapnya,
dipotongya cakarnya,
dan diberinya jerami untuk makanan.

"Pastilah orang salah merawatmu," katanya,
"sayapmu terlalu lebar, dan cakarmu panjang."

"Itulah sebabnya engkau sakit, dan kini
aku akan merawatmu."

Ketahuilah sahabat,
demikianlah cara orang bodoh
memperlakukanmu: orang bodoh
sesat jalan.

Sang Raja mencari elangnya kesana kemari,
sampai akhirnya dia sampai ke gubuk si nenek.

Dilihatnya elangnya disitu,
dibalik asap dan debu,
keadaannya sangat menyedihkan.

Sang Raja berkata, "ini adalah ganjaran
dari perbuatanmu, engkau tidak teguh
dalam bersetia kepadaku."

"Mengapakah engkau tinggalkan Taman dan
tinggal dalam Api ini; apakah tak kau simak:
'dan tidaklah sama antara penghuni an-Naar
dengan penghuni al-Jannah.' " [1]

Ini adalah ganjaran yang tepat,
bagi mereka yang secara tak-sadar
telah meninggalkan keakraban
dengan Sang Raja; malahan tinggal
di rumah sang nenek tua.

Si elang menggosokkan sayapnya ke tangan
Sang Raja; dia berkata tanpa kata,
"Aku telah berdosa.

Wahai Sang Raja nan Pemurah,
jika tak kau terima sesuatupun, kecuali
hal-hal yang baik, maka kemanakah
seorang pendosa memohon,
kepada siapakah merintih?"

Kemurahan Sang Raja
menarik hati jiwa yang sarat dosa,
karena Sang Raja mengubah
semua hal buruk menjadi indah.

Hindarilah berbuat buruk,
karena, bahkan amal terbaik kita pun
tampak buruk di hadapan kecantikan
Sang Kekasih.

Jika kau anggap pengabdianmu berharga,
telah kau kibarkan bendera dosa.

Janganlah engkau mengandalkan
puja-puji dan do'amu, karena itu dapat
membuat hatimu angkuh.

Kau anggap dirimu telah langsung bicara
dengan Rabb: wahai, tak terhitung jumlahnya
mereka yang terpelanting menjauh dari Rabb
karena prasangka ini.

Sungguhpun Sang Raja sama-sama duduk
bersamamu di lantai, tahu dirilah: duduklah
dengan takzim dan merendahkan diri.

Sang Elang berkata,
"Wahai Raja, aku insyaf,
aku kembali,
kuperbarui keislamanku.

Mereka yang mabuk karenamu,
lalu menabrak kesana kemari,
tak lurus lagi jalan kembalinya,
sudilah kiranya Engkau mengampuni.

Walaupun cakarku telah dipotong,
ketika Engkau milikku,
akan kurobek genggaman sang matahari.

Walaupun sayapku telah dipangkas,
ketika Engkau menerimaku,
lengkung langit melambat karena takjub
kepada kecepatan terbangku.

Jika engkau anugerahi aku sebuah sabuk,
gunung kan kucabut;
jika engkau anugerahi aku sebatang pena,
kan kupatahkan tiang-tiang bendera.

Bagaimanapun, tubuhku ini tidaklah kalah
jika dibandingkan dengan serangga itu:
dengan sayapku ini akan kutantang
kerajaan Namrud.

Kalaupun tubuhku selemah burung-burung
'ababiil, dan lawan-lawanku setangguh
armada gajah,

Jika kulempar tanah-liat panas,
sebesar biji kenari, bagi mereka itu bagai
seratus rudal ballista"

Musa berperang
bersenjatakan sebatang tongkat,
menundukkan Fir'aun
dengan bala-tentara berpedang.

Setiap nabi berjuang
dengan hanya mengandalkan pertolongan Rabb:
berperang seorang diri,
mengalahkan seluruh dunia.
Ketika Nuh memohonkan kepada Rabb-nya
sebilah pedang,
dengan perintah-Nya, gelombang banjir
menjadi pedang murka-Nya.

Apakah artinya tentara Bumi
bagi seorang Muhammad?
Ditatapnya rembulan di langit,
yang lalu terbelah. [2]

Agar para ahli nujum yang jahil menyadari
tentang masa umat mereka,
dan dimulainya masa umat Sang Rembulan.

Terbelah itu tentang selesainya masa umat mereka;
karena bahkan Musa kalamullah a.s,
takjub akan umat Sang Rembulan.

Ketika Musa melihat cemerlangnya cahaya
umat Muhammad, yang memancar ketika terbit
fajar Hari Agama.

Dia berkata, "Yaa Rabb, umat siapa itu,
yang begitu dirahmati? Bahkan tak terperikan
oleh rahmat: pada umat itu terdapat visi
akan Engkau?"

Lemparkanlah ke-Musa-anmu
dalam samudera Sang Waktu, dan tampillah
di tengah umat Muhammad.

Rabb bersabda, "Wahai Musa,
Ku-perlihatkan tentang mereka kepadamu,
agar bagimu terbuka jalan penyatuan spiritual
dengan Muhammad,

Karena masamu ini, yaa Kalim,
terpisah jauh dengan masa Muhammad,
tidaklah itu terjangkau olehmu:
tariklah kembali kakimu,
selimut masa ini terlalu panjang bagimu.

Dalam kasih-Ku,
Kuperlihatkan sepotong roti bagi abdi-Ku,
agar kehendak akan itu akan menghidupkan
rintihannya.

Bagai seorang ibu yang menyentuh hidung
bayinya, agar dia terbangun dan segera
mencari makanan,

Karena sang bayi dapat tanpa sadar tertidur
dalam keadaan lapar;
Ketika bangun, segera sang bayi menuju
payudara ibunya, untuk mendapat susu.

Aku adalah sebuah Khazanah,
sebuah Rahmat Tersembunyi,
karenanya Kukirimkan seorang Imam
yang terpandu dengan Haqq."

Semua kemurahan Ilahiah yang kau cari
dengan segenap dirimu;
Dia memperlihatkannya padamu,
agar engkau mendambakannya.

Berapa banyak berhala
Muhammad hancurkan, agar umat dapat
memohon, "yaa Rabb, yaa Rabb!"

Tanpa upaya Muhammad itu,
engkau--seperti para penghulumu--
akan menyembah berhala.

Kepalamu itu telah diselamatkan
dari menyembah berhala,
agar engkau dapat ikut
bersama sekalian umat
mengaku berhutang-budi kepadanya.

Jika engkau berbicara,
nyatakanlah terimakasihmu kepadanya,
bahwa engkau telah diselamatkan:
agar diselamatkannya pula engkau
dari berhala di dalam dirimu.

Kepalamu memang telah diselamatkan
dari tunduk kepada berhala; tapi adakah
telah kau peroleh kekuatan darinya,
agar qalb-mu juga selamat?

Kau lupa berterimakasih kepada ad-Diin,
karena kau peroleh itu secara cuma-cuma,
warisan dari ayahmu.

Orang yang memperolehnya sebagai warisan
takkan menghargainya.

Seorang Rustam mengalami derita yang hebat
untuk mendapatkannya; tak bisa itu
dibandingkan seorang Zal yang tanpa-usaha
memperolehnya.

"Ketika Kusebabkan seseorang merintih,
maka bangkitlah Rahmat-Ku: yang menjerit itu
akan meminum anugerah-Ku.

Jika Aku tak berkehendak memberi sesuatu,
takkan hal itu Kuperlihatkan kepada sang hamba;
tapi ketika telah kuciutkan qalb-nya dengan
kesedihan, makan akan Kuluaskan
dengan kegembiraan.
Rahmat-Ku bergantung pada tangisan yang haqq:
ketika air-mata yang benar menitik,
bangkit menjemput gelombang samudera
Rahmat-Ku."


Rumi: Matsnavi II 323 - 375


Catatan:
[1] "Dan tidaklah sama ashabun-Naar itu dengan ashabul-jannah ..." (QS [59]: 20)

[2] "Telah dekat as-Saat dan telah terbelah rembulan" (QS [54]: 1).

"Dari Abdullah bin Mas'ud, ia berkata, 'Telah terbelah bulan pada zaman Nabi saw menjadi dua, maka Nabi saw bersabda, 'Saksikanlah'."(HR. Bukhari 3636,3869 dan Muslim 2800).
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, June 24, 2012

Batu Besar

Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tantang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA.
Dengan penuh semangat ia berdiri di depan kelas dan berkata, "Okay, sekarang waktunya untuk quiz."
kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja. Kemudian ia mengisi ember
tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup
untuk dimasukkan ke dalam ember. Ia bertanya pada Mahasiswa, "Menurut kalian, apakah ember ini telah penuh?"

Semua mahasiswa serentak berkata, "Ya!"

Dosen bertanya kembali, "Sungguhkah demikian?"

Kemudian dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu
ke dalam ember lalu mengocok-ngocok ember itu sehingga kerikil-kerikil itu turun ke bawah mengisi celah-celah
kosong di antara batu-batu. Kemudian, sekali lagi ia bertanya pada kelas,"Nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?"

Kali ini para mahasiswa terdiam. Seseorang menjawab, "Mungkin tidak."

"Bagus sekali," sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember.
Pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya pada kelas,
"Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?"

"Belum!" sahut seluruh kelas.

Sekali lagi ia berkata, "Bagus. Bagus sekali." Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya ke
dalam ember sampai ke bibir ember. Lalu ia menoleh ke kelas dan bertanya, "Tahukan kalian apa maksud ilustrasi ini?"

Seorang mahasiswa dengan semangat mangcungkan jari dan berkata,"Maksudnya adalah, tak peduli seberapa padat jadwal
kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bisa mengerjakannya"

"Oh, bukan," sahut dosen, "Bukan itu maksudnya. Kenyataan dari ilustrasi mengajarkan pada kita bahwa: bila anda
tidak memasukkan "batu besar" terlebih dahulu, maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya."

Apa yang dimaksud dengan "batu besar" dalam hidup anda? Adalah Anak-anak anda; Pasangan anda; Pendidikan anda;
Hal-hal yang penting dalam hidup anda; Mengajarkan sesuatu pada orang lain; Melakukan pekerjaan yang kau cintai;
Waktu untuk diri sendiri; Kesehatan anda; Teman anda; atau semua yang berharga.

Ingatlah untuk selalu memasukkan "Batu Besar" pertama kali atau anda akan kehilangan semuanya.
Bila anda mengisinya dengan hal-hal kecil (semacam kerikil dan pasir) maka hidup anda akan penuh dengan hal-hal
kecil yang merisaukan dan ini semestinya tidak perlu. Karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu
yang sesungguhnya anda perlukan untuk hal-hal besar dan penting.

Oleh karena itu, setiap pagi atau malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyalah pada diri anda sendiri.
"Apakah "Batu Besar" dalam hidup saya?" Lalu kerjakan itu pertama kali."
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Info Bea Siswa

"Bila engkau baik hati, bisa saja orang lain menuduhmu punya pamrih; tapi bagaimanapun, berbaik hatilah.

Bila engkau jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu; tapi bagaimanapun, jujur dan terbukalah.

Bila engkau mendapat ketenangan dan kebahagiaan, mungkin saja orang lain jadi iri; tapi bagaimanapun, berbahagialah.

Bila engkau sukses, engkau akan mendapat beberapa teman palsu, dan beberapa sahabat sejati; tapi bagaimanapun, jadilah sukses.

Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun mungkin saja dihancurkan orang lain hanya dalam semalam; tapi bagaimanapun, bangunlah.

Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin saja besok sudah dilupakan orang; tapi bagaimanapun, berbuat baiklah.

Bagaimanapun, berikan yang "TERBAIK" dari dirimu.

Pada akhirnya, engkau akan tahu bahwa ini adalah urusan antara engkau dan "Tuhanmu". Ini bukan urusan antara engkau dan mereka."

****************************
PROGRAM KELAS KARYAWAN - UNIVERSITAS MERCU BUANA
PROGRAM SARJANA (S1) DAN PASCASARJANA (S2)
KAMPUS Meruya : Jl. Meruya Selatan, Kebun Jeruk - Jak-Bar
KAMPUS Menteng : Jl. Menteng Raya No.29 - Jakarta Pusat
KAMPUS Depok: Jl. Margonda Raya No.200. Depok
http://kelaskaryawan.com/ Email: kk@mercubuana.ac.id
PERMINTAAN BROSUR: SMSKAN NAMA DAN ALAMAT KE 08129677716 Info 24 Jam: 021-70882168
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, June 19, 2012

Mario

Mario Teguh Jika engkau tidak membuat kesalahan,
maka hidupmu belum cukup serius.

Kesalahan adalah tanda
bahwa engkau hidup dengan serius
dan dalam perjalanan naik.

Tidak ada orang yang langsung berhasil
dan hanya berhasil.

Sadarilah ini,
bahwa engkau dan kemampuanmu
selalu tidak cukup bagi kelas kehidupan
yang lebih tinggi, yang kau harapkan itu.

Kesalahan adalah pemberitahuan
agar engkau meningkatkan kelas kesabaran
dan kemampuanmu, agar engkau pantas
bagi kelas kehidupan yang lebih baik.

Mario Teguh
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, June 15, 2012

Fadhilah Ayat Kursi

Bismillahirrahmannirahim,

Semua surat dalam al-Qur'an adalah surat yang agung dan mulia. Demikian juga seluruh ayat yang dikandungnya. Namun, Allah ta'ala dengan kehendak dan kebijaksanaanNya menjadikan sebagian surat dan ayat lebih agung dari sebagian yang lain. Surat yang paling agung adalah surat al-Fatihah, sedangkan ayat yang paling agung adalah ayat kursi, yaitu di surat Al-Baqarah, ayat 255. Yang akan kita pelajari bersama dalam kesempatan ini adalah ayat kursi.

Ubay bin Ka'b radhiallahu 'anhu berkata: Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam bersabda:

"Wahai Abul Mundzir (gelar kunyah Ubay), tahukah engkau ayat mana di kitab Allah yang paling agung?"

Aku menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu."

Beliau berkata, "Wahai Abul Mundzir, Tahukah engkau ayat mana di kitab Allah yang paling agung?"

Aku pun menjawab,

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ

Maka beliau memukul dadaku dan berkata, "Demi Allah, selamat atas ilmu (yang diberikan Allah kepadamu) wahai Abul Mundzir." (HR. Muslim)

Dalam kisah Abu Hurairah radhiallahu 'anhu dengan setan yang mencuri harta zakat, disebutkan bahwa setan tersebut berkata,

"Biarkan aku mengajarimu beberapa kalimat yang Allah memberimu manfaat dengannya. Jika engkau berangkat tidur, bacalah ayat kursi. Dengan demikian, akan selalu ada penjaga dari Allah untukmu, dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi."

Ketika Abu Hurairah menceritakannya kepada Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam, beliau berkata,

"Sungguh ia telah jujur, padahal ia banyak berdusta." (HR. al-Bukhari )

Dalam kisah lain yang mirip dengan kisah di atas dan diriwayatkan Ubay bin Ka'b radhiallahu 'anhu, disebutkan bahwa si jin mengatakan:

مَنْ قَالَهَا حِينَ يُمْسِي أُجِيرَ مِنَّا حَتَّى يُصْبِحَ ، وَمَنْ قَالَهَا حِينَ يُصْبِحُ أُجِيرَ مِنَّا حَتَّى يُمْسِيَ

"Barangsiapa membacanya ketika sore, ia akan dilindungi dari kami sampai pagi. Barangsiapa membacanya ketika pagi, ia akan dilindungi sampai sore." (HR. ath-Thabrani no. 541, dan al-Albani mengatakan bahwa sanadnya bagus)

Dalam hadits yang lain, Nabi shallallahu 'alahi wa sallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ، إِلا الْمَوْتُ

"Barangsiapa membaca ayat kursi setelah setiap shalat wajib, tidak ada yang menghalanginya dari masuk surga selain kematian." (HR. ath-Thabrani shahih)

Disunnahkan membaca ayat ini setiap
(1) selesai shalat wajib,
(2) pada dzikir pagi dan sore,
(3) juga sebelum tidur.

Tafsir Ayat Kursi

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ

"Allah, tidak ada sesembahan (yang berhak disembah) selain Dia Yang hidup kekal serta terus menerus mengurus (makhluk)."

Allah adalah nama yang paling agung milik Allah ta'ala. Allah mengawali ayat ini dengan menegaskan kalimat tauhid yang merupakan intisari ajaran Islam dan seluruh syariat sebelumnya. Maknanya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Konsekuensinya tidak boleh memberikan ibadah apapun kepada selain Allah.

Al-Hayyu dan al-Qayyum adalah dua di antara al-Asma' al-Husna yang Allah miliki. Al-Hayyu artinya Yang hidup dengan sendirinya dan selamanya. Al-Qayyum berarti bahwa semua membutuhkan-Nya dan semua tidak bisa berdiri tanpa Dia. Oleh karena itu, Syaikh Abdurrahman as-Sa'di mengatakan bahwa kedua nama ini menunjukkan seluruh al-Asma' al-Husna yang lain.

Al-Hayyul Qayyum adalah nama yang paling agung. Pendapat ini dan yang sebelumnya adalah yang terkuat dalam masalah apakah nama Allah yang paling agung, dan semua nama ini ada di ayat kursi.

لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ

"Dia Tidak mengantuk dan tidak tidur."

Maha Suci Allah dari segala kekurangan. Dia selalu menyaksikan dan mengawasi segala sesuatu. Tidak ada yang tersembunyi darinya, dan Dia tidak lalai terhadap hamba-hamba-Nya.

لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي اْلأَرْضِ

"Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi."

Semesta alam ini adalah hamba dan kepunyaan Allah, serta di bawah kekuasaan-Nya. Tidak ada yang bisa menjalankan suatu kehendak kecuali dengan kehendak Allah.

مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ

"Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya."

Memberi syafaat maksudnya menjadi perantara bagi orang lain dalam mendatangkan manfaat atau mencegah bahaya. Inti syafaat di sisi Allah adalah doa.

Orang yang mengharapkan syafaat Nabi shallallahu 'alahi wa sallam berarti mengharapkan agar Nabi shallallahu 'alahi wa sallam mendoakannya di sisi Allah. Ada syafaat yang khusus untuk Nabi Muhammad, seperti syafaat untuk dimulainya hisab di akhirat, dan syafaat bagi penghuni surga agar pintu surga dibukakan untuk mereka. Ada yang tidak khusus untuk Nabi shallallahu 'alahi wa sallam, seperti syafaat bagi orang yang berhak masuk neraka agar tidak dimasukkan ke dalamnya, dan syafaat agar terangkat ke derajat yang lebih tinggi di surga.

Jadi, seorang muslim bisa memberikan syafaat untuk orang tua, anak, saudara atau sahabatnya di akhirat. Akan tetapi, syafaat hanya diberikan kepada orang yang beriman dan meninggal dalam keadaan iman. Disyaratkan dua hal untuk mendapatkannya, yaitu:

1. Izin Allah untuk orang yang memberi syafaat.
2. Ridha Allah untuk orang yang diberi syafaat.

Oleh karena itu, seseorang tidak boleh meminta syafaat kecuali kepada Allah. Selain berdoa, hendaknya kita mewujudkan syarat mendapat syafaat; dengan meraih ridha Allah. Tentunya dengan menaatiNya menjalankan perintahNya semampu kita, dan meninggalkan semua laranganNya.

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ

"Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka."

Ini adalah dalil bahwa ilmu Allah meliputi seluruh makhluk, baik yang ada pada masa lampau, sekarang maupun yang akan datang. Allah mengetahui apa yang telah, sedang, dan yang akan terjadi, bahkan hal yang ditakdirkan tidak ada, bagaimana wujudnya seandainya ada. Ilmu Allah sangat sempurna.

وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ

"Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah kecuali dengan apa yang dikehendaki-Nya."

Tidak ada yang mengetahui ilmu Allah, kecuali yang Allah ajarkan. Demikian pula ilmu tentang dzat dan sifat-sifat Allah. Kita tidak punya jalan untuk menetapkan suatu nama atau sifat, kecuali yang Dia kehendaki untuk ditetapkan dalam al-Quran dan al-Hadits.

وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ

"Kursi Allah meliputi langit dan bumi."

Ibnu Abbas radhiallahu 'anhu menafsirkan kursi dengan berkata:

الكُرْسيُّ مَوْضِعُ قَدَمَيْهِ

"Kursi adalah tempat kedua telapak kaki Allah." (HR. al-Hakim shahih)

Ahlussunnah menetapkan sifat-sifat seperti ini sebagaimana ditetapkan Allah dan Nabi shallallahu 'alahi wa sallam, sesuai dengan kegungan dan kemuliaan Allah tanpa menyerupakannya dengan sifat makhluk.

Ayat ini menunjukkan besarnya kursi Allah dan besarnya Allah. Dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu 'alahi wa sallam bersabda:

مَا السَّمَاوَاتُ السَّبْع مَعَ الكُرْسِيِّ إِلاَّ كَحَلْقَةٍ مُلْقَاةٍ بِأَرْض فَلاَةٍ

"Tidaklah langit yang tujuh dibanding kursi kecuali laksana lingkaran anting yang diletakkan di tanah lapang." (HR. Ibnu Hibban )

وَلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا

"Dan Allah tidak terberati pemeliharaan keduanya."

Seorang ibu, tentu merasakan betapa lelahnya mengurus rumah sendirian. Demikian juga seorang kepala desa, camat, bupati, gubernur atau presiden dalam mengurus wilayah yang mereka pimpin. Namun, tidak demikian dengan Allah yang Maha Kuat. Pemeliharaan langit dan bumi beserta isinya sangat ringan bagi-Nya. Segala sesuatu menjadi kerdil dan sederhana di depan Allah.

وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

"Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar."

Allah memiliki kedudukan yang tinggi, dan Dzat-Nya berada di ketinggian, yaitu di atas langit (di atas singgasana). Dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu 'alahi wa sallam bertanya kepada seorang budak perempuan: "Di mana Allah?"

Ia menjawab, "Di langit."

Nabi shallallahu 'alahi wa sallam bertanya, "Siapa saya?"

Ia menjawab, "Engkau adalah Rasulullah."

Maka, Nabi shallallahu 'alahi wa sallam berkata kepada majikannya (majikan budak perempuan tersebut -ed), "Bebaskanlah ia, karena sungguh dia beriman!" (HR. Muslim)

Demikian Allah memiliki kedudukan yang agung dan dzatnya juga agung sebagaimana ditunjukkan oleh keagungan kursiNya dalam ayat ini.

Subhanallah, Maha Besar Engkau yaa Allah .., kepunyaan-Mulah segenap langit dan bumi, dan yang tidak pernah merasa berat memelihara keduanya ..

… Tiada kehidupan untuk hati, tidak ada kesenangan dan ketenangan baginya, kecuali dengan mengenal Rabbnya, Sesembahan dan Penciptanya, dengan Asma', Sifat dan Af'al (perbuatan)-Nya, dan seiring dengan itu mencintai-Nya lebih dari yang lain, dan berusaha mendekatkan diri kepada-Nya tanpa yang lain….. "

***

Wallahu a'lam bishawab,
Penulis: Ustadz Anas Burhanuddin, Lc.

Barakallahufikum ..
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Thursday, June 14, 2012

Trik Mengatasi Beban Berat

Renungan Pagi...
Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat sebuah gelas berisi air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda segelas air ini?"

Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey.

"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."

"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".

Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.

Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan membawa pulang beban. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.

Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!!

Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.

============ ==
*Moral kisah*:

Bukan berat beban yang membuat kita stres, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut.

(Stephen Covey) <3 :).
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Pesan Pak Mario

Tuhan kami Yang Maha Penyayang,

Kami dilahirkan sebagai bayi yang penuh rasa berhak dan suka menuntut, dan bahkan kami mengharuskan perawatan dari ibunda dan ayahanda dengan menangis keras jika mereka lambat memberi kami minum atau makan.

Kami tumbuh menjadi anak-anak kecil yang sangat ingin tahu, yang merepotkan orang tua untuk menjaga kami dari rasa ingin tahu yang berbahaya bagi kami.

Tapi, dengan berjalannya usia, tidak sedikit dari kami berubah menjadi pengalah yang lemah, yang menganggap diri sebagai tak berhak untuk berhasil.

Banyak dari kami mati keinginan tahunya, dan membeku dalam rasa takut dan bahkan menjauhi ilmu pengetahuan.

Tuhan kami Yang Maha Penyelamat,

Bantulah kami untuk membangun rasa berhak untuk berhasil, untuk tetap ingin mengetahui cara dan jalan naik menuju kehidupan yang lebih baik, dan tenagailah kegigihan kami untuk bertahan dan menang menerobos kesulitan.

Tuhan, kembalikan dan utuhkanlah tenaga kehidupan kami.

Aamiin


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Thursday, June 7, 2012

Membuat Blog

Cara Mendaftar Blog

1. Pastikan anda terkoneksi internet dan masuk ke www.blogger.com
2. Pilih create your blog now, apabila diperlukan anda dapat merubah bahasa pada pilihan di sudud kanan.
3. Isi blangko pembuatan blog dengan sebaik-baiknya, setelah selesai klik continue
4. Lanjutkan dengan membuat nama blog dan url yang diinginkan dan lanjutkan dengan mengklik continue
5. Selanjutnya anda di suruh memilih template atau model tampilan. Pilih saja mana yang anda suka dan lanjutkan dengan klik continue
6. Tunggu sampai ada jawaban “Your blog has been created” yang berarti bahwa blog telah siap. Lanjutkan dengan star posting
7. Pada layar ini anda diminta untuk menuliskan postingan pertama anda. Jika telah selesai klik save now
8. Dan untuk melihat tampilan blog anda, klik view blog
9. Selamat mencoba……

Antivirus Gratis (Freeware)

@juriono

Meskipun antivirus gratis mempuyai fitur yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan antivirus berbayar, tetapi tidak semua antivirus jenis ini bisa dianggap remeh. Jika Anda denngan rutin meng-update dan menambah perogram keamanan yang tepat, terkadang hal itu sudah cukup  untuk keamanan laptop Anda. berikut ini daftar (referensi) antivirus gratis (non lokal).

1. Avira Antivir Personal Free Antivirus         http://www.free-av.com/
2. AVG Free Antivirus                                  http://free.avg.com/
3. Avast! Home Edition                                 http://www.avast.com/
4. BitDefender Free Antivirus                        http://www.bitdefender.com/
5. Rising antivirus Free Edition                       http://www.freerav.com/
6. ClamAV Antivirus                                     http://www.clamav.net/

Selain antivirus di atas Anda juga dapat menemukan antivirus gratis lainnya. Semoga informasi ini dapat membantu permasalahan Ada. terima kasih.

Monday, June 4, 2012

Darul Mursyid Harumkan Tapanuli Selatan pada OSAM Provinsi Sumut

By. Moratua Naibaho

Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) kembali harumkan kabupaten Tapanuli Selatan dengan meraih juara umum pada Olimpiade Sains Antar Madrasah (OSAM) tingkat provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang diadakan di Asrama Haji Medan pada tanggal 1-2 Juni 2012,kemarin.

Pertandingan olimpiade sains di bawah jajaran kementerian agama ini diikuti seluruh sekolah MIN,MTs,dan MA yang sebelumnya telah lulus seleksi di kabupaten dan kota masing-masing se-Sumut.

Adapun urutan juara pada OSAM tingkat provinsi Sumut 2012 ini adalah sebagai berikut:
1.Juara umum I adalah kabupaten Tapanuli Selatan,
2.Juara umum II adalah kota Medan,
3.Juara umum III adalah kota Padang Sidempuan.

Sebelumnya beberapa bulan yang lalu PDM juga membawa nama provinsi Sumut dan kabupaten Tapanuli Selatan pada lomba literasi matematika tingkat nasional di Yogyakarta dengan meraih juara harapa dua.

Berdasarkan data dari arena pertandingan bahwa pemenang dari PDM adalah sebagai berikut :
1.Bidang studi biologi juara I atas nama Ahmad Ghozali Siahaan siswa kelas 11 IPA MA PDM,
2.Bidang studi fisika juara I atas nama Fajra Insani siswa kelas 11 IPA PDM,
3.Bidang studi matematika juara II atas nama Rizki Ali Syahbana Siregar siswa kelas 11 IPA MA PDM,
4.Bidang studi fisika MTs juara II atas nama Asman Ramadhan siswa kelas 8 MTs PDM,
5.Bidang studi matematika MTs juara II atas nama Panawar Hasibuan siswa kelas 7 MTs PDM,
6.Bidang studi biologi MTs juara III atas nama Nurhabibah Daulay siswi kelas 8 MTs PDM.

Secara keseluruhan kabupaten Tapanuli Selatan meraih 2 medali emas dan 3 medali perak serta 1 medali perunggu sehinggah berhak menyandang juara umum OSAM tingkat provinsi Sumut tahun ini.

"Alhamdulillah, Allah selalu memberi yang terbaik kepada PDM dengan meraih juara", kata H.Jafar Syahbuddin Ritonga S.E,M.B.A ketua umum Yayasan Pedidikan Haji Ihutan Ritonga pengelola PDM yang memonitor secara langsung di lokasi perlombaan. "keberhasilan ini juga andil semua guru dan warga PDM serta Ibunda Hj.Riana Siregar yang terus-menerus bekerja keras untuk kemajuan". lanjut dosen S2 MM dan pengusaha muda."Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan Bapak Syahrul M Pasaribu yang selalu memberi motivasi kepada PDM dan membangun sarana (jalan) kearah Sipirok sampai Aek Bilah sehingga memudahakan akses ke S.D. Hole tempat lokasi kami",pungkas mahasiswa S3 program DBA Universitas Sains Malaysia di Penang Malaysia.

Pertandingan yang memakan waktu dua hari ini mengambil tempat di Asrama Haji Medan sebagai arena lomba dan MAN 2 Medan sebagi tempat praktekum para kompetitor.Dengan kemenangan ini maka kontingen Kabupaten Tapanuli Selatan berhak mendapat dua tiket untuk pertandingan OSAM tingkat nasional yang akan di adakan di Bandung Jawa Barat. Kedua tiket untuk even nasional ini atas nama Fajra Insani dan Ahmad Ghozali Siahaan peraih medali emas provinsi yang berasal dari MA PDM kabupaten Tapanuli Selatan.
"Saya akan bertanding semaksimal mungkin di Bandung nanti",kata Fajra Insani siswa PDM asal kabupaten Padang Lawas."Saya juga akan kibarkan bendera PDM di Bandung biar orang tahu bahwa di pelosok kabupaten Tapanuli Selatan ada sekolah yang eksis dan unggul",kata Ahmad Ghozali Siahaan siswa PDM asal kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan.

Berdasarkan informasi bahwa siswa yang akan bertanding untuk tingkat nasional akan terus diadakan pemusatan latihan (training centre) di PDM dengan mendatangkan tenaga pengajar baik dari dalam maupun luar Sumatera."Hal ini dilaksanakan adalah bagian dari program untuk mencapai hasil yang maksimal di Bandung nanti",ungkap Husnil Walad S.Sos kepala sekolah Aliyah PDM mengakhiri.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, June 3, 2012

Penentuan Sikap

Mario Teguh Jika engkau berbicara kepada orang lain,
berbicaralah dari hatimu yang jujur,
yang meyakini kebaikan yang akan
dan yang sedang kau lakukan.

Berbicaralah dengan keyakinan diri yang baik,
karena orang lain tak ingin
memperbesar keraguan dan ketakutan mereka
dengan ketidak-tegasan dan ketidak-pastian keputusanmu.

Jika engkau memimpin,
ingatlah bahwa yang akan menjagamu tetap di atas,
atau yang memantaskanmu untuk direndahkan,
adalah kepastian sikapmu dan kebenaran dari tindakanmu.

Mario Teguh
Powered by Telkomsel BlackBerry®